Haedar mengapresiasi lahirnya UMBARA ke 171. UMBARA ini merupakan universitas hasil dari gabungan Akademi Kebidanan (AKBID) Tri Dharma Husada Bandung dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Bogor.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. KH. Haedar Nashir, menegaskan bahwa pendidikan Indonesia harus memiliki basis nilai keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia.
Seorang muslim sudah semestinya bisa meredam rasa marah dengan cara-cara Islami. Hal ini diajarkan Nabi SAW agar bisa diamalkan umat Islam di kala emosi.
Ketua Umum Haedar Nashir dan jajaran Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima silaturahmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/1/2022). Muhammadiyah meminta pemilu tak boleh ditunda.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan, Ambo Asse, menyebut jumlah pondok pesantren di bawah naungan Muhammadiyah terus bertambah. Pada 2015 lalu, jumlah Pesantren Muhammadiyah hanya 19 pondok. Pada 2022 sudah ada 31 pondok pesantren.
Umat Islam dianjurkan tak berlebihan dalam memaknai tahun baru masehi. Sebab ada batasan-batasan jangan sampai malam pergantian tahun malah berbuat mubadzir.
PP Muhammadiyah diharapkan dapat berperan maksimal di dua sektor yakni pertanian dan industri halal, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
Pakar Filsafat Islam dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr Fahruddin Faiz, mengungkapkan, guru memiliki posisi penting bagi perkembangan generasi muda saat ini. Maka, setiap guru harus memiliki spiritualitas paripurna agar bisa mendidik murid menjadi generasi yang berkualitas.
Fahruddin mengibaratkan guru adalah wadah ilmu. Ilmu akan bermanfaat atau tidak, ditentukan oleh kondisi wadah tersebut. Ibarat gelas kotor yang diisi susu murni. Susu tersebut tetap dianggap kotor jika wadahnya kotor.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) harus dilandasi dengan nilai asasi ketuhanan. Dalam Islam, tradisi ilmu merupakan implementasi wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad SAW.
Akhir tahun merupakan momentum untuk mengoreksi terkait permasalahan umat. Hal ini perlu dilakukan sebagai tolok ukur kesiapan negara di masa depan dengan cita-cita perdamaian.
Susunan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah periode 2022-2027 telah terbentuk. Susunan tersebut berdasarkan sidang pleno 13 Anggota PP Muhammadiyah yang terpilih dalam Muktamar ke-48 Muhammadiyah November lalu.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyebut ancaman rezimentasi agama yang mulai terjadi di masyarakat berlawanan dengan Pancasila.
Haedar menegaskan bahwa tindakan bunuh diri untuk dan atas nama apa pun tidaklah benar dan dibenarkan oleh agama dan nilai dasar kemanusiaan. Terlebih, tindakan tersebut menimbulkan kematian dan korban dari pihak lain.
Perbedaan merupakan sesuatu yang dikehendaki Allah SWT dan selalu ada dalam agama. Adapun yang perlu diperhatikan manusia adalah mengelola perbedaan tersebut agar tidak terjadi ketegangan dan konflik