kalender Sabtu, 25 Juli 2026
HASIL PENCARIAN :

Muhammadiyah

Humor Muhammadiyah: Haji Subsidi
Edukasi & Pesantren 30 September 2022 - 19:31 WIB

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed, terbang ke Austria pada Senin (26/9/2022). Dia menghadiri acara Indonesia-Austria Bilateral Interfaith Dialogue, Vienna, Austria. Di forum itu Mu'ti menyampaikan guyonannya.

Cetak Banyak Alumni Berpengaruh, Ini Cara Gontor Didik Santri Jadi Pemimpin
Edukasi & Pesantren 30 September 2022 - 17:43 WIB

Pondok Modern Darussalam Gontor memiliki banyak alumni yang telah menunjukkan kiprahnya di skala nasional maupun internasional. Pimpinan Gontor, Prof. Dr. KH Amal Fathullah Zarkasyi, MA, menyebut salah tujuan pendidikan di Gontor adalah membentuk jiwa pemimpin para santri.

Din: Indonesia Dapat Ambil Peran Konkrit terhadap Palestina
Global News 30 September 2022 - 16:21 WIB

Fatah sejak dulu, kata Prof Din, menginginkan sebuah penyelesaian terhadap konflik tersebut secara diplomatik. Namun berbeda dengan pihak Hamas yang tidak setuju terhadap penyelesaian secara diplomatik yang sangat panjang.

Bimas Islam: KUA Berperan Penting dalam Bangun Ketahanan Keluarga
Global News 30 September 2022 - 15:37 WIB

Prof Kamarudin menegaskan, KUA berperan sangat sentral dalam mengatasi masalah-masalah keluarga dengan melakukan sejumlah program. KUA yang berbasis kecamatan akan ditingkatkan, baik fasilitas maupun petugas di dalamnya.

Menimbang Solusi Dua Negara untuk Kemerdekaan Palestina
Global News 30 September 2022 - 14:21 WIB

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Din Syamsuddin mengatakan, gagasan solusi dua negara (two states solution) bagi Palestina dan Israel bukan ide baru namun yang paling realistis untuk saat ini buat kemerdekaan Palestina.

Muhammadiyah Siap Pasarkan Buku Ilmuwan Indonesia ke Bahasa Asing
Edukasi & Pesantren 28 September 2022 - 08:25 WIB

Koordinator PPI Dunia asal PPI Tiongkok, Achyar Al Rasyid menyatakan, menerjemahkan pemikiran dari para ilmuwan Indonesia ke dunia merupakan yang yang penting. Karena selama ini, Indonesia hanya menjadi konsumen dari pemikiran asal luar negeri.