Andika awalnya hanya lulusan SD. Dia lalu mengambil Ujian paket B (setara SMP) dan kemudian melanjutkan Ujian paket C. Dia memilih mengambil paket C di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mutiara. Dan kini lanjut kuliah di Universitas Terbuka Lampung.
Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad, menilai pemerintah mesti mengevaluasi kualitas demokrasi Indonesia. Indeks Demokrasi Indonesia menurut The Economist Intelligence Unit (EIU) berada di urutan ke-52 dengan skor 6,71 dengan kualitas demokrasi cacat.
Pakar Sejarah Islam, Dr Tiar Anwar Bachtiar, mengatakan, pesantren menjadi basis pergerakan masyarakat melawan penjajah. Dan ulama menjadi tumpuan dalam perjuangan merebut kemerdekaan.
Umat Islam terlebih kalangan santri memiliki andil yang besar dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Pesantren pun jadi basis konsolidasi massa melawan penjajah. Menurut sejarawan muslim, Tiar Anwar Bachtiar, hal itu terjadi karena kerajaan-kerajaan banyak dikooptasi penjajah.
Pembangunan Amal Usaha Muhamadiyah (AUM) menjadi upaya konkrit dalam membangun pusat-pusat keunggulan, serta wujud bentuk garis koordinatif yang terang dan kokoh.
Menurut HNW, seluruh elemen masyarakat harus bersama-sama berkontribusi mengisi kemerdekaan dengan segala yang positif dan konstruktif untuk mewujudkan cita-cita Proklamasi.
Manajer Redaksi Majalah Risalah ini menjelaskan bahwa waktu yang singkat merupakan alasan utama mengapa Persis hanya mengundang tiga tokoh di Jawa Barat saja.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir berharap, perhelatan akbar Muktamar mampu menjadi ajang menampilkan wajah sejati Muhammadiyah.
Direktur Institut Pemikiran dan Peradaban Islam (InPAS) Surabaya, Dr. Ahmad Kholili Hasib, menegaskan, ulama dan umat Islam memiliki jasa besar dalam kemerdekaan Indonesia.
Bapak Proklamator Ir Soekarno mengingatkan umat Islam Indonesia untuk mengikuti semua ajaran Islam yang telah dibawa Nabi Muhammad. Termasuk dalam berjuang menjadikan Indonesia sebagai bangsa besar.
Kerupuk menjadi salah satu makanan pelengkap andalan bangsa Indonesia sejak 1930-1940-an. Pada masa-masa itu, krisis ekonomi di Tanah Air sedang terjadi.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Muti, menilai, kemerdekaan berkaitan erat dengan kedaulatan akhlak sebab perjuangan ulama dahulu memerdekakan Indonesia dari penjajahan merupakan perjuangan moral.
Direktur Utama BSI, Hery Gunardi berharap kerja sama ini mampu membangun kemandirian ekonomi umat baik dari pelatihan, workshop, pembangunan masjid, kegiatan sosial hingga usaha menaikkan kelas pelaku UMKM.
Ada banyak film yang telah diproduksi tentang kemerdekaan Indonesia. Film itu cocok ditonton untuk memperingati HUT RI ke-77 pada 17 Agustus 2022 mendatang. Selain menceritakan perjuangan, film itu juga mengangkat peran para ulama dan umat Islam dalam kemerdekaan Indonesia.
Ketua Yayasan Isa Bin Maryam (YIBM), Ustazah Nevy Amaliyah Nanlohy berharap peserta memiliki bekal yang cukup dalam berdakwah usai mengikuti workshop ini