Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW pernah menceritakan seorang pembunuh yang telah membunuh 100 orang. Namun pada akhirnya ia diampuni oleh Allah SWT. Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan bagaimana pembunuh tersebut pada akhirnya mendapatkan ampunan Allah.
Program vaksinasi di pesantren dinilai sangat strategis. Sebab, pesantren merupakan sebuah ekosistem. Selain kiai, ustaz, dan santri, tercakup di dalamnya juga masyarakat sekitar pesantren.
Belakangan ini, banyak orang yang mulai memperindah masjid dengan meninggikan menara, menambah bangunan fisik, mengganti karpet yang baik, dan lainnya. Namun, semua itu menjadi kurang bernilai jika tujuan utama memakmurkan masjid tidak dilakukan.
Hal terpenting dalam menjalankan usaha mampu mengeksekusi ide yang dimiliki. Walaupun bermula dari nol, seiring waktu usaha akan berhasil ketika sudah sampai waktunya.
Kebanyakan masjid belum menjadi tempat yang ramah anak. Hanya karena anak-anak bermain di masjid, banyak pengurus masjid mengusir anak-anak atau bahkan melarangnya beraktivitas di masjid. Namun berbeda dengan Masjid Jogokariyan, simak berita selengkapnya!
Kiprah Masjid Jogokariyan sebagai masjid percontohan tak bisa diragukan lagi. Masjid yang dikenal dari saldo infaq nol rupiah itu ramai dengan jamaah dan memiliki banyak aktivitas sosial. Salah satunya adalah memberikan beasiswa bagi warga yang tak mampu.
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Qur'an, KH Yusuf Mansur (UYM), mengatakan, spirit muharram bisa dimaknai untuk membangkitkan masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat.
Masjid seharusnya menjadi tempat pelarian dari berbagai problematika kehidupan. Masjid di zaman Nabi Muhammad SAW membawa keberkahan dan menjadi langkah awal dalam kemerdekaan ummat.
Sosok Ustadz Jazir sangat berperan penting di balik kesuksesan Masjid Jogokariyan menjadi masjid yang makmur sekaligus memakmurkan ummat di kampung sekitar.
Peristiwa terbakar dan dibangunnya kembali, diabadikan dalam prasasti 4 bahasa (Arab, Jawa, Belanda dan Melayu), yang dipasang menyatu dalam bagian dinding gapura masjid.