Menjelang Milad ke-113 Muhammadiyah, Dr KH Anwar Abbas mengulas pentingnya transformasi struktur ekonomi umat dari piramida ke belah ketupat agar donasi dan kontribusi umat Islam meningkat untuk kemajuan bersama.
Artikel ini membahas inspirasi dari tokoh-tokoh besar seperti Dato Sri Tahir, Wardah, dan Muhammadiyah dalam dunia donasi dan sedekah. Bagaimana rasa baper dialihkan jadi semangat berbagi dan mengikuti kebaikan? Simak pesan penuh motivasi dan nilai spiritual dari Komunitas Percepatan Rizki bersama Ippho Santosa.
Analisis hubungan strategi kebijakan pemerintah dengan respons rasional pelaku ekonomi menjadi sorotan Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah. Dalam relasi modern, transparansi dan gotong royong jadi kunci agar kebijakan tak mandul dan pertumbuhan ekonomi berjalan. Simak pandangan lengkapnya di sini.
Kasus gigi karies di Indonesia masih tinggi pada semua usia. Aisyiyah dorong penerapan PHBS gigi dan mulut dalam keluarga. Simak edukasi MaKes PP Aisyiyah di acara Kajian Kesehatan PHBS di Bekasi.
Aisyiyah Bekasi gelar kajian kesehatan gigi dan PHBS bersama Enzim. Majelis Kesehatan soroti pentingnya edukasi gigi sejak dini untuk kualitas hidup keluarga.
Aisyiyah Bekasi menggelar Kajian Kesehatan PHBS dalam keluarga bersama Enzim untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional, fokus pada pentingnya perawatan gigi dan peningkatan kesehatan keluarga di Bekasi.
Minum air putih saja tidak cukup untuk mencegah sariawan. drg. Nini Nadya menegaskan bahwa kualitas air liur dan pemilihan pasta gigi tanpa deterjen lebih penting dalam menjaga kesehatan mulut dan mencegah iritasi.
Deterjen pada pasta gigi dapat memicu sariawan karena membuat mulut kering dan merusak fungsi air liur. Simak penjelasan lengkap drg. Nini Nadya tentang bahaya deterjen dan cara mencegah sariawan dengan pasta gigi tanpa deterjen berbasis enzim.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, meresmikan Tower dr. Hardjo Djojodarmo, Tower Siti Bariyah, dan Jembatan Jisr Asy-Syifa di RS PKU Muhammadiyah Bantul. Ia menegaskan bahwa pembangunan ini bukan sekadar fisik, melainkan wujud komitmen Muhammadiyah dalam memberdayakan umat dan meningkatkan kesejahteraan bangsa.
Pertemuan Ketua PP Muhammadiyah, Syafiq Mughni, dengan Dubes RI untuk Maroko, Yuyu Sutisna, menghasilkan komitmen memperkuat kerja sama pendidikan. Muhammadiyah siap memperluas jejaring internasional dan meningkatkan peluang beasiswa bagi kader muda ke Maroko.
World Peace Forum ke-9 di Jakarta menandai lahirnya Global Forum of Muslim Women (GFMW), organisasi internasional yang menghimpun perempuan Muslim dunia untuk memperkuat pemberdayaan, kepemimpinan, dan kontribusi global dalam membangun peradaban Islam modern.
Ketua Penasehat Muslimat Hidayatullah, Sabriati Aziz, menegaskan konsep wasathiyah sebagai gerakan pemberdayaan perempuan Muslim menuju peradaban damai dan harmonis. Dalam World Peace Forum ke-9 di Jakarta, ia menekankan peran strategis Muslimah dalam menghadirkan solusi dan keseimbangan global.
Ketua PP Muhammadiyah dan Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas, menyerukan pembebasan pajak deposito bagi peserta Cash Wakaf Link Deposit (CWLD). Menurutnya, kebijakan ini akan memperkuat peran sosial ekonomi umat dan membantu negara melaksanakan amanat Pasal 34 UUD 1945.
Rencana pembatasan gim daring ini kemudian memunculkan perdebatan publik, khususnya dampak gim pada perilaku remaja. Dosen Informatika Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), Lukman Hakim meminta pemerintah untuk berhati-hati dalam menerapkan kebijakan tersebut.
Kolonialisme membelah arah Islam di Nusantara: Inggris merangkul elite lama, Belanda mendekati kaum pembaru. Dari benturan sayyid, reformis, dan kolonial lahirlah kesadaran baru: Islam sebagai ruang perjuangan bangsa.
Artikel ini membahas pentingnya membangun budaya kemandirian dan martabat bangsa dalam ekonomi syariah. Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah menyoroti bahaya budaya BANSOS, pentingnya pemerataan berusaha, serta teladan Nabi dan program padat karya Orde Baru dalam menciptakan bangsa yang kuat dan bermartabat.
Prof. Din Syamsuddin dan Tan Sri Lee Kim Yew menyerukan dunia kembali ke jalan tengah Islam dan Tionghoa sebagai solusi perdamaian global dalam World Peace Forum 9 di Jakarta.