Kisah Qarun bukan sekadar tentang orang kaya yang tamak, tapi tentang manusia yang lupa bahwa harta tanpa amanah adalah ujian. Qarunisme hidup di setiap zaman, saat kekayaan kehilangan nurani.
Islam menempatkan harta sebagai titipan, bukan milik mutlak. Kekayaan wajib berfungsi sosial, menghindari monopoli, dan menolak transaksi yang merusak keadilan.
Uang dalam pandangan Islam bukan segalanya. Ia harus berputar, bukan ditimbun. Modal hanyalah alat, sedangkan manusia dan alam tetap jadi pusat kehidupan.
Teori Kritis Frankfurt School membawa perubahan besar dalam cara pandang ilmu sosial modern. Dimulai dari Felix Weil hingga Jurgen Habermas, mereka mengkritisi dominasi kapitalisme dan positivisme yang mengekang kebebasan manusia. Frankfurt School berhasil memadukan pemikiran Marx dan Freud untuk membongkar kesadaran palsu masyarakat industri. Habermas kemudian menyempurnakan teori ini dengan konsep komunikasi dan pembebasan yang lebih humanis.
Ketua PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengungkapkan, ekonomi Islam berada di antara sosialisme dan kapitalisme. Sosialisme dan kapitalisme menjadi ideologi yang masih bertahan sampai saat ini.
Peradaban Islam tak kunjung bangkit hingga hari ini bahkan berada di titik nadir. Menurut Dosen UII Suwarsono Muhammad, satu jalan menuju kejayaan peradaban Islam yang perlu didiskusikan adalah melalui jalur kapitalisme.