Dalam sejarah Islam ada tiga bayi yang dapat berbicara hingga membuat orang-orang sekitar terheran-heran, hal ini tentunya atas izin Allah SWT. Kisah-kisah tersebut seperti yang tertuang dalam Al-Qur'an dan hadis.
Kiai Wawan menuturkan, siapapun yang meninggalkan salat lima waktu dalam sehari akan mendapat ganjaran dahsyat dari Allah SWT. Tetapi sebesar apapun dosa yang diperbuat, akan tetap diampuni Allah jika dia benar-benar bertaubat.
Masjid merupakan tempat suci yang sangat dicintai Allah SWT. Sebagai tempat ibadah dan mulia, masjid harus diisi dengan hal-hal positif dan Allah melarang perbuatan negatif sekecil apapun di masjid.
Lembaga pendidikan agama seperti pesantren tidak hanya sekadar memberi pelajaran agama saja. Melainkan para santri juga dituntut visioner, artinya harus memahami permasalahan umat kedepannya.
Dia mengatakan, menurut Ahmad Mansur Suryanegara, dalam bukunya 'Api Sejarah' terdapat Kongres Pemuda I pada 2 Mei 1926. Kemudian hadir Kongres Pemuda II pada 28 Oktober 1928 yang merupakan lahirnya Hari Sumpah Pemuda.
KH Zae Nandang menambahkan, setiap muslim perlu menjaga kefokusan agar tetap khusyuk. Dalam salat memang terkadang sering kali memikirkan hal lain, namun kita harus dapat mengendalikan pikiran tersebut agar kembali khusyuk.
Menurut pendakwah Ustaz Robi Pernama, seorang santri harus menghormati seorang ulama yang notabanenya juga seorang guru bagi para santri ataupun umat Islam yang belajar mengenai agama.
Kiai Jeje berharap agar kedepannya para santri mampu jadi santri yang visioner, terus berkembang, dan mampu menyelesaikan segala tantangan yang dihadapi dalam permasalahan umat di era globalisasi seperti sekarang ini.
Mahasiswi Unisba semester lima ini berhasil mendapatkan IP sebesar 3.80 pada semester empat. Prestasi yang dia dapatkan tentunya memiliki pengaruh dari pola asuh di PPI 69 Kramat Asem.