Begini Etika Pergaulan Santri dan Ulama Menurut Ustaz
Andi MuhammadJum'at, 21 Oktober 2022 - 18:15 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Agama Islam mengajarkan etika ataupun adab-adab tersendiri dalam bergaul. Begipula dengan etika pergaulan antara santri dan ulama yang terjalin, memiliki batas-batas tersendiri agar hubungan antara keduanya tetap terjalin dengan baik.
Menanggapi hal tersebut, menurut pendakwah Ustaz Robi Pernama, seorang santri harus menghormati seorang ulama yang notabanenya juga seorang guru bagi para santri ataupun umat Islam yang belajar mengenai agama.
"Seorang murid wajib taat patuh dan tunduk pada guru, baik dalam ucapan ataupun perbuatan dan menghormati yang lebih dewasa," kata Ustaz Robi saat di wawancara Langit7.id, Jumat (21/10/2022).
Ustaz Robi mengatakan, dalam etika pergaulan antara santri dan ulama sebaiknya dalam segi takrim saja. Ini merupakan suatu sifat saling menghormati satu sama lain agar hubungan santri dan ulama tetap erat tanpa ada percikan konflik.
Dalam sistem pembelajaran, kata dia, seorang guru atau ulama dapat melakukan pendekatan emosional. Hal ini dilakukan agar mampu masuk ke dalam pendidikan rohani dan keagamaan.
"Kegiatan bisa secara classical atau indivudal, lebih menitikberatkan pada masalah yang terjadi dan pendidikan adab," ujarnya.
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.