Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 04 Juni 2026
home masjid detail berita

Begini Etika Pergaulan Santri dan Ulama Menurut Ustaz

Andi Muhammad Jum'at, 21 Oktober 2022 - 18:15 WIB
Begini Etika Pergaulan Santri dan Ulama Menurut Ustaz
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Agama Islam mengajarkan etika ataupun adab-adab tersendiri dalam bergaul. Begipula dengan etika pergaulan antara santri dan ulama yang terjalin, memiliki batas-batas tersendiri agar hubungan antara keduanya tetap terjalin dengan baik.

Menanggapi hal tersebut, menurut pendakwah Ustaz Robi Pernama, seorang santri harus menghormati seorang ulama yang notabanenya juga seorang guru bagi para santri ataupun umat Islam yang belajar mengenai agama.

"Seorang murid wajib taat patuh dan tunduk pada guru, baik dalam ucapan ataupun perbuatan dan menghormati yang lebih dewasa," kata Ustaz Robi saat di wawancara Langit7.id, Jumat (21/10/2022).

Baca Juga: Mahasiswi dari Pesantren Persis Jakarta Ini Berhasil Pertahankan Prestasi

Ustaz Robi mengatakan, dalam etika pergaulan antara santri dan ulama sebaiknya dalam segi takrim saja. Ini merupakan suatu sifat saling menghormati satu sama lain agar hubungan santri dan ulama tetap erat tanpa ada percikan konflik.

Dalam sistem pembelajaran, kata dia, seorang guru atau ulama dapat melakukan pendekatan emosional. Hal ini dilakukan agar mampu masuk ke dalam pendidikan rohani dan keagamaan.

"Kegiatan bisa secara classical atau indivudal, lebih menitikberatkan pada masalah yang terjadi dan pendidikan adab," ujarnya.

Baca Juga: Selain Ilmu Agama, 4 Pesantren Ini Ajarkan Santri Keahlian Agribisnis

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 04 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:48
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)