Ustadz Adi Hidayat mengungkap karunia Allah SWT lewat anak. Banyak pasangan rumah tangga yang berharap keturunan perempuan, tapi lahirnya malah laki-laki.
Tips parenting menjadi orangtua bijak di era digital merupakan keniscayaan. Mereka harus bisa menyesuaikan masa agar anak-anak tidak terjerumus hal merugikan.
Ada tips bagi orangtua mencegah overparenting. Sikap ini bisa diantisipasi, sehingga tumbuh kembang bisa lebih optimal karena mereka bisa menggali potensi diri.
Orangtua yang overparenting ternyata memberi dampak negatif terhadap anak. Upaya mendorong kesempurnaan buah hati justru menghalangi potensi mereka berkembang.
Ada tips parenting dari Ustadz Abdul Somad untuk orangtua yang memiliki buah hati. Salah satu hal yang dianggap penting adalah menyediakan waktu untuk mereka.
Pakar parenting sekaligus penulis buku dr Aisah Dahlan mengatakan ketika orang tua ingin anak mahir dalam melafalkan Al-Quran maka mereka harus mengenali gaya belajar anak.
Orangtua boleh memukul anaknya ketika mengajarkan atau mendidik mereka untuk shalat. Namun pukulan ini bukan berarti membuat mereka trauma, apalagi kesakitan.
Menanggapi ini, pakar parenting Islami dr Aisah Dahlan mengatakan kebiasaan membagikan aktivitas anak dapat berakibat pada hilangnya ruang privasi buah hati.
Menurut pakar parenting sekaligus penulis buku dr Aisah Dahlan mengajarkan anak membaca buku di era teknologi yakni dengan cara memberikan contoh dari orang tua.
Selain pihak sekolah, keluarga atau orang tua diharapkan tidak abai pada tumbuh kembang dan aktivitas anak. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah rutin memantau media sosial sang buah hati.
Pakar Parenting, Cahyadi Takariawan atau akrab disapa Pak Cah, mengatakan, banyak orang tua senang membagikan foto dan cerita anak di media sosial. Ahli menyebut tindakan berbagi cerita atau foto anak di media sosial dengan istilah sharenting. Ini dampak positif dan negatifnya.