Musibah, cobaan, dan kesulitan adalah keniscayaan dalam kehidupan di dunia. Allah menghendaki agar berbagai musibah dan cobaan itu dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
Jauh sebelum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memploklamirkan Hari Disabilitas Internasional, Islam telah lebih dulu menyuarakan kesetaraan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas.
Dai kondang Ustadz Adi Hidayat (UAH) mengungkapkan satu fakta penting mengenai bahasa Indonesia di dalam Al-Quran. Hal tersebut patut membuat masyarakat Indonesia berbangga, dan tentu kian mengimani Al-Quran sebagai kitab suci.
Perintah menghadiri shalat Jumat terdapat pada tiga ayat terakhir Surat Al Jumuah, yakni ayat 9 sampai 11. Sehingga hari Jumat menjadi Hari Besar di antara tujuh hari di mana umat Islam berkumpul untuk beribadah kepada Allah.
Kewajiban menyiapkan imam yang berkualitas sama dengan kewajiban membangun masjid. Karena masjid dan imam adalah satu paket, ibarat negara membangun pengadilan, maka kelengkapan pengadilan paling inti adalah perangkat hakim.
Asbabun nuzul (sebab turunnya) Surat Al Jumuah berkenaan dengan peristiwa Shalat Jumat yang ditinggalkan para sahabat untuk melihat kafilah dagang dari Syam.
Kemuliaan muslim yang beriman sekaligus berilmu menjadi lebih tinggi, bukan saja karena nilai ilmu yang disandangnya, tetapi juga amal dan pengajarannya kepada pihak lain, baik secara lisan atau tulisan maupun dengan keteladanan.
Ketekunan ulama dalam mempelajari ilmu agama membuatnya dapat mengetahui tanda-tanda kekuasaan Allah. Sehingga mereka benar-benar tunduk kepada kekuasaan-Nya dan takut kepada siksa-Nya.
Rasulullah dikenal sebagai pribadi yang paling halus hatinya. Rasulullah sangat mencintai dan senantiasa mencemaskan nasib umatnya bahkan sampai akhir hayatnya.
Hujan adalah rahmat Allah berupa air yang diturunkan secara bertahap dan teratur menurut ukuran yang diperlukan untuk semua makhluk-Nya yang ada di bumi.
Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Habluminannas merupakan sarana terdekat pada diri manusia dalam rangka memperkuat habluminallah (mencari keridahaan Allah).
Dalam Alquran, Allah akan menguji hamba-Nya dengan berbagai ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan (bahan makanan). Dengan ujian ini, kaum muslimin menjadi umat yang kuat mentalnya atau justru akan rapuh.