Menjaga pandangan berarti dengan tidak membukanya lebar-lebar untuk melihat segala sesuatu yang terlarang, seperti aurat wanita dan tempat-tempat yang kemungkinan dapat melengahkan.
Ayat 208 dalam surat Al Baqarah menghendaki orang-orang beriman untuk melaksanakanlah Islam secara total, tidak setengah-setengah. Ayat tersebut juga memperingatkan akan godaan setan yang menyeru kepada jalan tercela.
Allah menyatakan sebaik-baik bagi manusia adalah pakaian taqwa, yakni pakaian ruhani. Rasulullah melukiskan iman sebagai sesuatu yang tidak berbusana dan pakaiannya adalah taqwa.
Keberadaan gunung menjadikan sebagian bumi berupa dataran tinggi, sedang lainnya sebagai lembah dan dataran rendah. Kesemuanya membentuk keharmonisan hamparan bumi ciptaan Allah.
Musibah, cobaan, dan kesulitan adalah keniscayaan dalam kehidupan di dunia. Allah menghendaki agar berbagai musibah dan cobaan itu dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
Jauh sebelum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memploklamirkan Hari Disabilitas Internasional, Islam telah lebih dulu menyuarakan kesetaraan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas.
Dai kondang Ustadz Adi Hidayat (UAH) mengungkapkan satu fakta penting mengenai bahasa Indonesia di dalam Al-Quran. Hal tersebut patut membuat masyarakat Indonesia berbangga, dan tentu kian mengimani Al-Quran sebagai kitab suci.
Perintah menghadiri shalat Jumat terdapat pada tiga ayat terakhir Surat Al Jumuah, yakni ayat 9 sampai 11. Sehingga hari Jumat menjadi Hari Besar di antara tujuh hari di mana umat Islam berkumpul untuk beribadah kepada Allah.
Kewajiban menyiapkan imam yang berkualitas sama dengan kewajiban membangun masjid. Karena masjid dan imam adalah satu paket, ibarat negara membangun pengadilan, maka kelengkapan pengadilan paling inti adalah perangkat hakim.
Asbabun nuzul (sebab turunnya) Surat Al Jumuah berkenaan dengan peristiwa Shalat Jumat yang ditinggalkan para sahabat untuk melihat kafilah dagang dari Syam.
Kemuliaan muslim yang beriman sekaligus berilmu menjadi lebih tinggi, bukan saja karena nilai ilmu yang disandangnya, tetapi juga amal dan pengajarannya kepada pihak lain, baik secara lisan atau tulisan maupun dengan keteladanan.
Ketekunan ulama dalam mempelajari ilmu agama membuatnya dapat mengetahui tanda-tanda kekuasaan Allah. Sehingga mereka benar-benar tunduk kepada kekuasaan-Nya dan takut kepada siksa-Nya.