Tidak ada alasan bagi umat muslim untuk tidak merenungi kandungan Al-Qur'an. Karena secara garis besar kandungan ayat al-Qur'an sangat jelas maknanya, dan mampu dicerna oleh semua kalangan.
Membaca al-Qur'an itu memiliki banyak manfaat dan keutamaan, salah satunya yakni akan menjadikan pikiran menjadi tenang. Karena Allah Ta'ala menurunkan al-Qur'an salah satunya sebagai syifa (obat) bagi hati.
Kata-kata asing yang ditemukan dalam Alquran tetap merupakan bagian dari bahasa Arab yang telah terserap. Hal ini memperjelas bahwa beberapa kata berasal dari non-Arab telah menjadi kata-kata Arab melalui penggunaan konstan.
Selain dari shalat, mengingat sambil menyebut nama Allah dapat dilakukan seacara perlahan-lahan atau lirih. Sebab Allah mendengar walaupun suara yang sehalus-halusnya, bahkan walaupun hanya kata hati.
Islam menawarkan solusi yang lebih jitu agar tolernasi dalam kehidupan umat beragama dapat tercapai sebagaimana yang tertuang dalam ayat terakhir Surat Al Kafirun.
Pakar tafsir Al-Qur'an KH Ahmad Bahauddin Nursalim menjelaskan bahwa alif lam mim dan frasa sejenis dalam Al-Qur'an bukanlah kata-kata yang tidak memiliki makna. Namun ia bisa dikaji dan dipahami maknanya.
Dalam Islam, wisata merupakan hal yang dianjurkan untuk mesyukuri nikmat Allah dan mentadabburi kemegahan ciptaan-Nya. Seorang muslim hendaknya memperhatikan tuntunan syariat ketika darmawisata.
Sebagian komunitas Yahudi dan Nasrani pada zaman Rasulullah enggan mengikuti ajaran Islam kecuali Nabi menerima beberapa kompromi mengenai masalah agama.
Gempa bumi, gunung meletus, dan tsunami merupakan fenomena ilmiah yang disebabkan oleh gerakan lempengan bumi. Dalam Alquran, terdapat setidaknya tiga ayat yang berkaitan dengan prinsip dasar tektonik lempeng.
Menjaga pandangan berarti dengan tidak membukanya lebar-lebar untuk melihat segala sesuatu yang terlarang, seperti aurat wanita dan tempat-tempat yang kemungkinan dapat melengahkan.
Ayat 208 dalam surat Al Baqarah menghendaki orang-orang beriman untuk melaksanakanlah Islam secara total, tidak setengah-setengah. Ayat tersebut juga memperingatkan akan godaan setan yang menyeru kepada jalan tercela.
Allah menyatakan sebaik-baik bagi manusia adalah pakaian taqwa, yakni pakaian ruhani. Rasulullah melukiskan iman sebagai sesuatu yang tidak berbusana dan pakaiannya adalah taqwa.
Keberadaan gunung menjadikan sebagian bumi berupa dataran tinggi, sedang lainnya sebagai lembah dan dataran rendah. Kesemuanya membentuk keharmonisan hamparan bumi ciptaan Allah.