Penulisan tafsir Al-Qur'an terbanyak muncul dalam rentan masa abad ke-20. Pada awal abad ini bermunculan literatur tafsir yang ditulis ulama Tanah Air.
Beriman merupakan syarat utama menjadi pemuda hebat dalam pandangan Allah. Kalau sekadar hebat intelektual saja, itu hal biasa. Orang belum beriman pun bisa melakukan itu.
Quraish Shihab dalam Kitab Tafsir Al-Qur'an Al-Karim menjelaskan, pengulangan kata pada Al-Qur'an memiliki makna yang sedikit atau banyak berbeda dengan kata yang diulang.
Salah satu sifat kenabian yang ada pada Rasulullah Saw adalah sifat Istiqamah. Walaupun nabi digoda dengan berbagai hal bahkan dengan ancaman pembunuhan, nabi tetap berdakwah.
Ibnu Katsir menjelaskan, menurut salah satu pendapat, pernyataan malaikat tersebut berdasar pengalaman mereka yang pernah melihat makhluk, yang senang berbuat kerusakan dan pertumpahan darah. Mereka adalah kaum jin dan bunn (sekelompok jin), seperti disampaikan Qatadah.
Secara bahasa, sanad berarti sandaran, sedangkan secara istilah berarti rangkaian para periwayat hadits yang menghubungkan sampai kepada redaksi hadits.
Buya Hamka dalam Tafsir Al Azhar menjelaskan, waktu Ashar bagi bangsa Arab adalah waktu berleha-leha. Sudah jadi kebiasaan masyarakat Arab kala itu nongkrong sore hari melepas kepenatan selepas beraktivitas seharian.
Bahasa Arab menjadi satu bagian dari eksistensi Islam dan asas komunikasi penyampaian dakwahnya. Meski menggunakan bahasa Arab, objek dakwah Islam tidak terbatas pada satu wilayah dan bersifat universal.
Nasihat dengan tutur kata yang monoton akan tidak terasa variatif dan tidak mampu menarik perhatian akal. Tapi, bila nasihat itu dituangkan dalam bentuk kisah akan lebih menarik dan meraih apa yang dituju.