Pada umumnya, tidak ada ketentuan yang mengikat terkait bacaan surat shalat tarawih. Bagi masjid yang menargetkan khatam Al-Quran biasanya membaca satu halaman Al-Quran pada setiap rakaat sehingga selesai satu juz dalam satu malam tarawih.
Surat Al-Baqarah ayat 177 menguraikan tentang sifat-sifat orang mukmin yang patuh menjalankan syariat. Ibnu Katsir menyebut ayat ini mencakup sendi-sendi yang agung, kaidah-kaidah yang umum, dan aqidah yang lurus.
Pada ayat sebelumnya, Ali Imran 133, Allah mendorong hamba-hambanya agar senantiasa memohon ampun. Sebagai balasannya, Allah menyediakan surga seluas langit dan bumi bagi orang yang bertaqwa.
Kuatnya godaan dan tipu daya setan membuat manusia terjerumus ke dalam jurang maksiat, kemudian ketika sadar akan kesalahannya dan menyesal atas perbuatan itu, dia lalu bertobat dan mohon ampun kepada Allah. Rahmat Allah yang begitu luas menyediakan ampunan yang tak terbatas.
Kewajiban menjalankan puasa Ramadhan bagi setiap muslim diuraikan dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 183. Kemudian sampai ayat 187 Allah menerengkan hal-hal yang berkaitan dengan ibadah puasa mengenai hak dan kewajiban seorang hamba.
Dikutip Tafsir Ibnu Katsir Jilid I, ayat ini turun berkenaan dengan pertanyaan seseorang kepada Rasulullah mengenai keadaan bulan yang selalu berubah-ubah.
Menuntut ilmu merupakan kewajiban setiap muslim. Ilmu merupakan jembatan mengenal Allah dan Rasul-Nya, yang mengenalkan manusia pada kewajiban sebagai khalifah.
Untuk menghadirkan ketenangan jiwa dan raga, kita dapat memperbanyak dzikir kepada Allah. Membaca dan mentadabburi ayat-ayatnya untuk mengambil berbagai hikmah dan pelajaran.
Secara istilah, pernikahan adalah ikatan lahir batin antara dua insan sebagai pasangan untuk menciptakan keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan sejahtera.
Allah Ta'ala telah menjamin rezeki bagi semua makhluknya. Namun, kerap timbul pertanyaan di tengah masyarakat terkait masih adanya orang yang mati kelaparan.
Al Quran merupakan kalamullah atau firmah Allah. Kitab yang dalam istilah fuqaha disebut Al-Mushaf itu sesuatu yang suci dan mempunyai nilai yang tinggi.
Kewajiban berpuasa dapat ditinggalkan karena sebab-sebab tertentu yang diperbolehkan secara syari. Dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah ayat 184 dan 185 menguraikan kebijaksanaan Allah yang memberi keringanan bagi muslim yang tidak dapat menjalankan puasa.
Muhammad Quraish Shihab dalam Tafsir Al Misbah Jilid I menjelaskan tafsir Surat Al-Baqarah ayat 183 dengan menuliskan bahwa ayat puasa dimulai dengan ajakan kepada setiap orang yang memiliki iman walau seberat apapun.