Haji termasuk salah satu ibadah spesial yang diperintahkan Allah SWT. Kewajiban menjalankan haji ditujukan bagi umat Islam yang mampu dari berbagai kesiapan.
Menurut Ibnu Katsir, lafaz 'amalan sebagai amalan yang yang baik (ahsan) ialah sebaik-baik amal bukan sebanyak-banyaknya amal. Artinya amal yang berkualitas lebih diutamakan ketimbang kuantitas dan banyaknya amalan.
Menurut Ibnu Katsir, ayat tersebut menjelaskan tentang penyaksian Allah terhadap orang-orang yang memakmurkan masjid. Salah satunya terhadap orang yang rajin shalat berjamaah di Masjid.
Ibnu Katsir menafsirkan bahwa Allah tidak mengampuni dosa yang mempersekutukan-Nya. Maksudnya Allah tidak memberikan ampun kepada seorang hamba yang menghadap kepada-Nya dalam keadaan mempersekutukan Allah.
Menurut Ali karramallahu wajhah, makna ayat di atas, yakni addibhum waallimhum, didiklah mereka dengan adab dan ilmu. Dengan begitu anggota keluarga akan memiliki pemahaman yang baik tentang agama dan berakhlak mulia.
Syekh Wahbah az-Zuhaili dalam tafsir Al-Wajiz menerangkan, jika seseorang telah melaksanakan shalat dan memiliki waktu lenggang, maka diperintahkan baginya menyebar di muka bumi. Mencari rezeki dan keutamaan Allah dengan sunguh-sungguh.
Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menerangkan, Allah mengibaratkan para pendusta ayat-ayatNya sebagai seorang tuli bisu sebab mereka tidak mampu menangkap dan memahami kebenaran. Sebab itu pula lidah mereka pun tidak dapat mengutarakan kebenaran.
Allah menceritakan kisah ini kepada Nabi Muhammad dalam Surat Al-Anbiya ayat 52 sampai 66. Saat itu, Nabi Ibrahim melakukan protes keras terhadap Azar, ayahnya dan kaumnya yang menyembah berhala.
Menurut Imam At-Thabari, maksud taawudz atau istiadzah adalah permohonan perlindungan kepada Allah semata, bukan kepada yang lain, dari tipu daya setan dalam menghalangi kewajiban manusia kepada-Nya.
Dalam Surat Al-A'raf ayat 80, Allah Swt menyampaikan bagaimana Dia mengutus Nabi Luth kepada kaum yanng memiliki penyakit seksual menyimpang. Para penduduknya yang laki-laki memiliki hasrat kepada sesamanya atau homoseks.
Ramadhan 1443 Hiriah sudah berlalu, tetapi spirit bulan agung hendaklah senantiasa terjaga dalam diri. Kesuksesan ibadah puasa tercermin saat Ramadhan meninggalkan kita, sejauh mana seorang muslim tetap merawat ibadah dan keistikamahan.
Tafsir Surat Al-A'la ayat 14 sampai 15 berbicara mengenai keutamaan muslim yang senantiasa mensucikan dirinya dari perbuatan dosa. Allah menerangkan bahwa orang yang beruntung, yaitu terhindar dari siksa akhirat.