Dengan membaca Al-Qur'an, akan memunculkan rasa ketenangan batin. Tak sekadar di baca, lantunan ayat-ayat suci tersebut pun harus diamalkan agar meningkatkan kualitas keimanan dan tentram dalam berkehidupan.
Syekh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di dalam Tafsir as-Sa'di dijelaskan bahwa Allah memberikan nikmat kepada manusia dengan nikmat-nikmat lahiriyah mapun batiniyah, Allah menjadikan dunia ini sebagai hamparan yang menjadi tempat manusia menetap dan mengambil manfaatnya.
Ia menambahkan, bahkan binatang melata seperti cicak saja dijamin rezekinya berupa makanan. Makanannya pun luar biasa, berupa makhluk yang bisa terbang, yakni nyamuk.
Komunitas pecinta sesama jenis kini kian marak di seluruh penjuru dunia dengan slogan cinta adalah cinta. Fenomena ini sangat bertentangan jauh dari ajaran Islam.
Islam mengatur segala tata cara dan aturan berkehidupan yang baik dalam segala aspek, termasuk aturan dalam sebuah pernikahan. Lantas bagaimana Islam menyikapi pernikahan lintas agama?
Syekh Wahbah az-Zuhaili menjelaskan dalam tafsir Al-Wajiz bahwa orang-orang yang beriman dilarang mengambil harta selain milik kalian dengan cara yang diharamkan syariat, sepeti riba, judi, memalak, dan menipu.
Al Baqarah ayat 255 atau ayat kursi merupakan merupakan ayat paling agung dalam Al-Quran dengan keutamaan yang luar biasa dan mendatangkan kebaikan bagi yang membacanya.
Setiap manusia tidak luput dari ujian, baik ujian menyenangkan maupun ujian kesulitan yang membuat manusia berkeluh kesah. Pada sejatinya, ujian merupakan cara Allah SWT menaikkan derajat hamba-Nya, apakah dengan ujian itu manusia menjadi mulia atau hina.
Surat Al-Kautsar diberikan kepada Rasulullah SAW, karena itu baginda Nabi memiliki keutamaan dan keistimewaan dibandingkan dengan nabi-nabi pendahulunya.
Syekh Wahbah az-Zuhaili dalam tafsirnya mengatakan bahwa orang-orang yang beriman, dilarang melanggar ketentuan ibadah haji. Di antaranya segala yang telah diatur oleh syariat atau segala yang menjadi ketentuan atau tanda suatu ibadah haji atau umrah, baik dari ihram, thawaf atau sai.