Allah SWT menurunkan Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW di tengah bangsa kafir Quraisy. Namun mereka enggan untuk mentadaburi isi Al-Qur'an, sehingga menyebabkan kekeliruan yang mengakibatkan tidak percaya kepada Rasul dan Allah SWT.
Tugas menyampaikan ilmu agama begitu mulia karena ini merupakan tugas para nabi dan rasul, serta tugas para ulama. Maka dari itu Allah Ta'ala akan memberikan pahala yang begitu besar kepada mereka yang mengajarkan ilmu.
Kehidupan seorang muslim dalam 24 jam harus produktif. Terlebih, Allah telah memberikan tata-cara mengatur waktu bagi seorang muslim selama hidup di dunia. Ustadz Adi Hidayat menyebut ada banyak ayat dalam Al-Quran tentang manajemen waktu.
Berdasarkan tafsir Ibnu Katsir, Sekretaris Dewan Hisbah Persatuan Islam, KH Zae Nandang menjelaskan, janganlah bersumpah tidak akan menyambungkan kekerabatan.
KH, Zae Nandang menambahkan, orang-orang yang mendapatkan cobaan-Nya tidak lain yang sudah baligh. Karena anak-anak yang belum baligh masih belum mampu untuk menghadapi cobaan tersebut.
Orang yang dinilai berhasil dalam kehidupan di bumi, yaitu orang yang menjalankan sifat berlaku adil, amanah, dan taat. Tiga perkara itu berkaitan dengan sesama makhluk dan kepada Allah SWT.
Abdur Rahman ibnu Zaid ibnu Aslam mengatakan 'fi qulubihim maradun' artinya penyakit dalam masalah agama, bukan penyakit pada tubuh. Mereka yang mempunyai penyakit ini adalah orang-orang munafik.
Merujuk pada tafsir Ibnu Katsir dari penggalan ayat di atas, pendakwah Ustaz Oemar Mita mengatakan, kita hanya meminta perlindungan dari semua kejahatan apabila hari telah menjadi gelap gulita.
KH Zae Nandang menegaskan, kehidupan seorang mukmin yang tertib sesuai dengan ajaran agama Islam akan mendapatkan sebuah kehormatan sebagai mukmin sejati.
Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk membalas kejahatan dengan kebaikan. Ada isyarat cinta dari seseorang yang berbuat jahat, ketika kita membalas kejahatannya dengan perbuatan baik.
Siapapun yang bergantung selain kepada Allah, tambah dia, maka orang tersebut tidak akan bahagia. Karena orang yang menggantungkan hal apapun kepada selain Allah hanya akan mendapat kerugian.
Menjadi orang baik dan bermanfaat adalah perbuatan terpuji, di mana hal itu diperintahkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Salah satu dalil yang memerintahkan kita untuk menjadi orang baik, terdapat dalam surat Al Isra ayat 7: