Allah menurunkan hidayah-Nya kepada para permuda tersebut demi menyelamatkan mereka atas keyakinannya. Kemudian mereka lari di tengah gempuran ajaran menyembah berhala demi menjaga akidah.
Penyandang disabilitas sering mendapatkan berbagai stigma negatif. Stigma tersebut hadir sebab pengaruh stereotip bahwa penyandang disabilitas memiliki kekurangan dan tidak mampu melakukan berbagai hal dengan baik.
Dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan, Allah SWT berfirman: tsumma ansyanaa mim badihim quruunan aakhariin (kemudian Kami ciptakan sesudah mereka umat-umat yang lain) Yakni, umat-umat dan juga berbagai macam makhluk.
Seorang ahli fiqh dalam Madzhab Syafi'i, Imam Al-Wahidi menjelaskan asbabun nuzul diturunkannya ayat Al-Qur'an akan memberikan pemahaman baik tekstual, maupun kontekstual terhadap suatu ayat.
Dalam tafsir Jalalain dijelaskan, setiap orang yang meyakini Allah dan Rasul-Nya serta melaksanakan setiap perintah-Nya, akan takut kepada Allah dan menjaga diri dari siksa-Nya dengan cara melaksanakan yang diperintahkan serta meninggalkan yang dilarang oleh-Nya.
Minyak bumi terbentuk dari proses alami berupa percampuran dari senyawa hidrokarbon yang berasal dari senyawa organik dengan unsur lain (mineral) dalam tekanan dan suhu yang tinggi.
Penghasilan yang kita dapatkan sebagian ada hak bagi orang yang membutuhkan. Oleh karena itu, bagi yang memiliki penghasilan tetap harus menyisihkan hartanya untuk bersedekah.
Setiap perbuatan buruk akan mendapatkan ganjaran dari Allah SWT. Seperti halnya membunuh tanpa alasan yang dibenarkan syariat merupakan dosa yang sangat besar.
Dalam tafsir Ibnu Katsir, Muqatil Ibnu Hayyan menjelaskan bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan masalah nafkah tatawwu. As-Saddi mengatakan, ayat ini di-nasakh oleh zakat, tetapi pandangan ini masih perlu dipertimbangkan.
Dalam Tafsir Tafsir as-Sa'di dijelaskan, jika telah selesai mengerjakan kesibukan dunia, maka berdirilah dan semangat dalam mengerjakan ibadah agar mendapatkan akhirat lebih baik, dan janganlah menghabiskan waktu hanya untuk urusan dunia semata.
Kata tafsir sendiri memiliki makna penjelasan atau penampakan makna, kemudian tafsir diartikan sebagai ilmu yang dapat menyempurnakan Al-Qur'an, mengartikan setiap makna menyempurnakan Al-Qur'an, menjelaskan hukum dalam Al-Qur'an serta menjabarkan permasalahannya.