Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 05 Juni 2026
home masjid detail berita

Tafsir Surat Al-Isra Ayat 33: Makna Larangan Membunuh Jiwa

Andi Muhammad Kamis, 01 September 2022 - 20:00 WIB
Tafsir Surat Al-Isra Ayat 33: Makna Larangan Membunuh Jiwa
Tafsir Surat Al-Isra Ayat 33: Makna Larangan Membunuh Jiwa. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Setiap perbuatan buruk akan mendapatkan ganjaran dari Allah SWT. Seperti halnya membunuh tanpa alasan yang dibenarkan syariat merupakan dosa yang sangat besar.

Meski demikian, kasus pembunuhan setiap harinya selalu terjadi di seluruh dunia. Di dalam surat Al-Isra ayat 33 tertuang jelas bahwa membunuh jiwa diharamkan.

Apa maksud membunuh jiwa yang diharamkan? Berikut arti dan tafsir surat Al-Isra ayat 33:

وَلَا تَقْتُلُوا۟ ٱلنَّفْسَ ٱلَّتِى حَرَّمَ ٱللَّهُ إِلَّا بِٱلْحَقِّ ۗ وَمَن قُتِلَ مَظْلُومًا فَقَدْ جَعَلْنَا لِوَلِيِّهِۦ سُلْطَٰنًا فَلَا يُسْرِف فِّى ٱلْقَتْلِ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ مَنصُورًا

Artinya: Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barang siapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan.

Baca Juga: Kisah Rasulullah Saat jadi Target Pembunuhan Berencana

Dalam Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir dijelaskan:

وَلَا تَقْتُلُوا۟ النَّفْسَ الَّتِى حَرَّمَ اللهُ

Arti: (Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah). Ini mengandung makna jiwa yang Allah lindungi dengan perlindungan agama atau perjanjian.

Dalam Zubdatut Tafsir, jika tindakan tersebut telah terjadi maka Allah memberikan hak kepada ahli waris yang menjadi wali korban. Yakni kekuasaan atas si pembunuh, ia boleh membunuh atau memaafkan pembunuh tersebut, atau meminta diyat kepadanya.

Baca Juga: Termasuk Dosa Besar, Bisakah Orang Bunuh Diri Diampuni?

Syekh Wahbah az-Zuhaili dalam Tafsir Al-Wajiz mengungkapkan larangan membunuh terhadap jiwa yang diharamkan oleh Allah, yakni orang yang melindungi agama.

Sedangkan pembunuhan yang dibenarkan, yakni seperti menentang agama, pezina muhsan, hukum qisas bagi pembunuh berencana dan pembunuh yang melakukan pembunuhan tidak sesuai syariat.

Baca Juga: Alasan Walisongo Dakwahkan Islam di Jawa Lewat Budaya

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 05 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)