Ketika karir maupun pendapatan istri lebih tinggi dibanding suami, kerap menjadi pemicu konflik rumah tangga. Namun sebaliknya, bagi yang bisa menyikapi dengan baik
Salah satu masalah yang sering ditemukan dalam kehidupan rumah tangga adalah tidak disukainya pasangan oleh keluarga sendiri. Sebagai contoh, istri tak disukai keluarga suami
Pasangan Prof. Dr. Muhaji, S.T., M.T., dan Prof. Dr. Rita Ismawati, S.Pd., M.Kes dikukuhkan bareng sebagai guru besar Universitas Negeri Surabaya (Unesa)
Pembagian tugas dalam rumah tangga seringkali dianggap tidak wajar. Pembagian tugas tak jarang memicu perdebatan yang mengakibatkan ketegangan antarpasangan.
Saat bulan Ramadhan, ada sebagian di antara kita yang terkadang belum mandi junub hingga waktu Subuh tiba, baik karena terlalu dingin atau sebab lainnya. Akan tetapi, hal tersebut tidak akan mengganggu puasa yang dijalankannya.
Luka emosional tersebut bukan berarti tidak bisa disembuhkan. Dengan waktu dan dukungan yang tepat, luka tersebut bisa sembuh dan menghadirkan sakinah mawaddah wa rahmah dalam keluarga.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Prof. Yahya Zainul Ma'arif (Buya Yahya), menjelaskan nafkah merupakan kewajiban yang Allah bebankan kepada suami untuk istri.
Buya Yahya mengingatkan agar setiap pasangan bisa saling mengingatkan agar mendapatkan keselamatan bersama. Sehingga tidak boleh ada seseorang yang takut dengan pasangannya sendiri.