Ibadah haji merupakan amal yang paling agung setelah iman dan jihad. Ia merupakan bentuk pendekatan diri kepada Allah yang paling utama, yang menghapus dosa-dosa sebelumnya.
Bukan hanya dengan nalar pengetahuan capaian dan intuisi saja jiwa manusia bisa menempati tingkatan paling utama di antara makhluk-makhluk lain, tetapi juga dengan nalar kekuatan.
Di antara hal yang memperkuat kesunahan menjenguk orang sakit ialah adanya hadis-hadis yang menerangkan keutamaan dan pahala bagi orang yang melaksanakannya.
Dengan mengatakan innama al-am?lu bi al-niyy?t, sesungguhnya Nabi Muhammad SAW sedang mengajarkan prinsip dasar bagaimana suatu amal perlu dikritisi atau, dalam istilah manajemen, dievaluasi.
Rasulullah telah menetapkan bagi penduduk Madinah (miqatnya adalah) Dzul Hulaifah, Juhfah untuk penduduk Syam, Qorn Manazil untuk penduduk Nejed, dan Yalamlam bagi penduduk Yaman.
Ayat-ayat Al-Quran dan hadis Nabi Muhammad SAW menunjukkan bahwa kematian bukanlah ketiadaan hidup secara mutlak, tetapi ia adalah ketiadaan hidup di dunia.
Betul tidak ada seorang pun ulama salaf yang mencukur jenggot, tetapi barangkali saja karena mereka tidak begitu memerlukan, karena memelihara jenggot waktu itu sudah menjadi kebiasaan mereka.
Dikabarkan bahwa dia menghafal hadis itu dari Rasulullah SAW sehingga dia mengabarkan bahwa dirinya menghafal dari Rasulullah SAW ungkapannya, dan sepuluh kali dari semua itu akan menyertainya'.
Rasulullah SAW dan umat Islam pertama kali menggelar perayaan hari raya Idulfitri pada tahun kedua Hijriyah (624 M) atau usai Perang Badar. Lalu, seperti apa kebiasaan yang dilakukan Rasulullah SAW saat lebaran?
Meskipun Utsman bin Affan sudah berusaha menggantinya dengan sesuatu yang lebih besar, Rasulullah SAW tetap menegaskan bahwa pahala zakat fitrah tidak bisa tergantikan dengan amal lain.
Kisah Bani Umayyah dalam tafsir Surat Al-Qadar didasarkan pada sebuah hadis. Disebutkan bahwa pemerintahan Bani Umayyah adalah seribu bulan, tidak lebih dan tidak kurang barang sehari pun. Benarkah begitu?
Doa dan zikir malam Lailatul Qadar ini dapat dibaca dari sekarang untuk menghidupkan 10 hari terakhir Ramadan. Rasulullah SAW juga menganjurkan kita untuk salat sunnah (qiyam) pada malam Lailatul Qadar.
Maka Musa mengejarnya, sambil berteriak: Wahai batu bajuku, wahai batu bajuku!, sedangkan kaumnya yang sedang memperhatikan dirinya akhirnya melihat Musa berada tanpa berpakaian.