Jika dulu di Indonesia dukun selalu terlihat dengan perawakan seram, seperti rambut yang gondrong kulitnya hitam tongkat dengan memegang tongkat berkepala tengkorak, namun seiring berkembangnya zaman, sekarang dukun-dukun tampil berbeda dengan rapih dan gagahnya.
Ada 3 aksi dukun yang viral di medsos (media sosial) diduga melakukan penipuan. Mereka juga memakai kedok agama dengan berpura-pura menjadi ustadz atau kiai.
Ada 5 pusaka dukun yang disyaratkan kepada pasien alih-alih untuk pengobatan alternatif. Umat Islam harus waspada dengan tipu daya itu karena berbau syirik.
Marcel Radhival atau Pesulap Merah intens membongkar trik-trik perdukunan menyatakan bahwa aksinya melawan perdukunan adalah dalam rangka mengedukasi masyarakat agar tidak tertipu dan terjerat kemusyrikan.
Marcel Radhival atau yang biasa dikenal sebagai Pesulap Merah menyatakan bahwa perlawanan terhadap tipuan dukun semata-mata menjalankan perintah Allah SWT.
Ada amalan untuk tangkal gangguan jin. Umat Islam jangan sampai tertipu praktik di luar syariat Islam seperti pergi ke dukun dan meminta perlindungan mereka.
Umat Islam harus bisa mengenal istilah dukun dan sihir agar terhindar dari praktik hitam. Keduanya bisa menimbulkan perbuatan syirik yang dilarang agama.
Ada beda ruqyah syariah dengan praktik dukun. Umat Islam diharapkan lebih teliti dalam memilih pengobatan alternatif yang bisa menjermusukan pada kesesatan.
Pengobatan alternatif ala dukun kerap kali ramai dikunjungi pasien. Banyak orang yang tertipu karena penampilan dukun yang bergaya seperti ustadz atau kiai.
Ustadz Adi Hidayat minta sebutan untuk dukun tetap disebut dukun. Jangan angkat paranormal, guru spiritual, kemudian didandani, kadang lebih hebat dari kiai.
Makky Zamzami meminta masyarakat berkonsultasi kesehatan pada pakar atau ahlinya, bukan pada dukun. Hal ini merujuk kepada ahli atau orang yang berkompeten merupakan tuntunan Al-Qur'an.
Gus Fahrur yang merupakan Pengurus PBNU Bidang Keagamaan menyebut dukun hanya membuat tipu daya kepada manusia. Sekalipun bisa terbang, mereka bukan wali.