LANGIT7.ID, Jakarta - Ada amalan untuk tangkal
gangguan jin. Umat Islam jangan sampai tertipu praktik di luar syariat Islam seperti pergi ke
dukun dan meminta perlindungan mereka.
Analis Kebijakan Ahli Muda Pusat Bimas Islam Kemenag, Ustadz Husni Ismail menjelaskan, dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa
Nabi Muhammad SAW juga pernah terkena sihir, kemudian jibril meruqyahnya.
"Artinya bila seorang muslim merasa terkena dampak dari perilaku sihir maka segera mohon perlindungan kepada Allah SWT," kata dia dalam diskusi Perdukunan dalam Perspektif Islam, Jumat (5/8/2022).
Baca Juga: Mengenal Istilah Dukun dan Sihir, Praktik yang Dilarang IslamAdapun cara yang bisa dilakukan yakni dengan mendirikan salat dan mengamalkan wirid atau bacaan ayat tertentu. Termasuk yang terdapat dalam hadis dan doa yang diajarkan para ulama untuk memohon perlindungan kepada Allah.
"Inilah ikhtiar yang bisa dilakukan orang beriman untuk menangkal pengaruh sihir. Semisal bayi yang diganggu dan terindikasi karena gangguan jin, bisa diruqyah dengan membaca Al Fatihah," jelasnya.
Selain itu, ayat ruqyah yang bisa dibaca termasuk Al-Fatihah, Al-Baqarah, Ayat Kursi, Al-Kafirun, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas. Ayat ini dibaca sebanyak-banyaknya sampai pengaruh dari gangguan jin hilang.
"Rasulullah usai membaca ayat ruqyah itu meniupkan dan mengusapkannya ke seluruh tubuh. Artinya, bacaan itu memang punya energi positif untuk melindungi diri kita," katanya.
(bal)