PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) terus memperluas inklusi dan literasi keuangan syariah dalam negeri melalui kolaborasi. Kali ini perusahaan menggandeng Tentara Nasional Indonesia
Industri keuangan dan perbankan syariah di Indonesia menunjukkan tren positif. Meski belum sebesar jangkauan bank konvensional, bank dengan prinsip syariah
IMF memprediksi 2023 akan menjadi tahun gelap, karena resesi yang hampir dialami seluruh negara. Karena itu perbankan syariah pun perlu melakukan antisipasi.
Ada 3 akad pembiayaan konsumer yang bisa digunakan di BCA Syariah. Ketiga akad ini akan menjawab kebutuhan nasabah dalam berbagai transaksi sesuai syariah.
The Australian Prudential Regulation Authority (APRA) mengesahkan lisensi bank syariah pertama di Australia. Bank Islam Australia akan menguji beberapa produk untuk ditawarkan ke nasabah di negeri Kangguru tersebut.
Pada tahun 2022 BSI Maslahat memiliki program campaign Go Happy dengan minimal uang Rp 5.000 sudah bisa memberikan sejuta kebaikan dan kemaslahatan bagi mereka yang membutuhkan melalui https://www.bsimaslahat.org/gohappy/.
Direktur Utama BSI Hery Gunardi, mengatakan untuk membangun Islamic Ecosystem di dalam negeri memerlukan sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pihak. Salah satunya dengan MUI yang selama ini berperan besar dalam pengembangan ekonomi syariah.
Direktur Lembaga Riset Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS), Yusuf Wibisono menilai rencana akuisisi UUS BTN oleh BSI sebaiknya dibatalkan karena lemah dalam mengembangkan perbankan syariah.
Pemerintah telah sering menggalakkan kampanye ekonomi syariah. Kendati demikian, Ekonom Senior Faisal Basri menyebut penerapan ekonomi syariah di Indonesia baru sebatas simbol semata. Justru prinsip ekonomi syariah lebih konkret diterapkan di Barat.
Direktur Utama BSI, Hery Gunardi berharap kerja sama ini mampu membangun kemandirian ekonomi umat baik dari pelatihan, workshop, pembangunan masjid, kegiatan sosial hingga usaha menaikkan kelas pelaku UMKM.
Direktur IDEAS Yusuf Wibisono melihat kebijakan pemerintah secara umum sangat lemah dalam membesarkan perbankan syariah. Dalam 3 tahun terakhir, berbagai kebijakan yang dilakukan pemerintah minim visi membesarkan industri, bahkan berpotensi menggembosi.