Banyak ulama menyatakan datangnya Imam Mahdi adalah awal dari tanda-tanda besar kiamat. Jadi tidak bisa dikatakan bahwa tahun 2025 misalnya adalah tahun terjadinya kiamat, ujarnya.
Ia adalah momen ketika semua manusia dihimpun untuk mempertanggungjawabkan hidup mereka. Namun sebelum itu, akan ada tanda-tanda. Dan sebagian di antaranya kini sedang mampir di depan pintu.
Di tengah gempuran narasi kiamat yang muram dan destruktif, ajaran Islam justru menyimpan tafsir spiritual yang menghibur dan menenangkan: bahwa kiamat adalah awal, bukan akhir.
Salah satu tanda-tanda kiamat sudah dekat adalah kemunculan Dajjal, yang mengaku sebagai nabi, baik pada masa Rasulullah masih hidup maupun setelah beliau wafat.
Menghadapi para pengingkar, Al-Qur'an seringkali mengemukakan alasan-alasan pengingkaran, baru kemudian menanggapi dan menolaknya. Hal demikian terlihat dengan jelas dalam uraian Al-Qur'an tentang hari akhir.
Ada dua hal pokok berkaitan dengan keimanan yang mengambil tempat tidak sedikit dalam ayat-ayat Al-Quran. Pertama uraian serta pembuktian tentang keesaan Allah, kedua pembuktian tentang hari akhir.
Terdapat hadis sahih yang menjelaskan bahwa hari kiamat terjadi pada hari Jumat, sebagaimana diriwayatkan dalam Sahih Muslim. Hanya saja, hari Jumat kapankah hal itu terjadi?
Siapakah sejatinya Dajjal itu? Apakah dia sebangsa manusia, ataukah makhluk gaib macam setan atau jin. Ada yang bilang, Dajjal adalah blasteran manusia dan jin. Ayahnya, manusia dan ibunya jin.
Dalam hadis tentang sangkakala, disebutkan bahwa Israfil berseru kepada roh-roh, yang kemudian semua roh menemuinya. Roh orang-orang Muslim dalam rupa cahaya, sedangkan selainnya gelap.
Pada hari kiamat kelak, manusia dikumpulkan di negeri Syam, tepatnya di Baitul Maqdis Palestina dan wilayah sekitarnya. Umat yang pertama dikumpulkan di sana adalah kaum Yahudi, selanjutnya seluruh manusia.
Dalam Surat Al-Anbiya' ayat 1 menyatakan: Telah dekat kepada manusia hari perhitungan (kiamat) sedangkan mereka berada dalam kelalaian, lagi berpaling (darinya).
Di antara tanda-tanda Kiamat adalah lenyapnya orang-orang saleh, sedikitnya orang-orang pilihan, dan banyaknya kejahatan sehingga yang ada hanyalah seburuk-buruknya manusia, kepada merekalah Kiamat akan datang.
Al Jahjah adalah seorang budak. Hal ini mengacu pada sabda Rasulullah SAW , Malam dan siang tidak akan lenyap sampai seseorang dari kalangan budak bernama Jahjah berkuasa.