INDEF menilai Bank Emas atau bullion bank menjadi peluang besar bagi perbankan syariah Indonesia. Bisnis emas tumbuh 78,6% menjadi Rp22,9 triliun, didukung inovasi SRIA dan Cash Waqf Linked Deposit (CWLD).
OJK mengkaji pembentukan Bank Umum Syariah baru melalui mekanisme spin-off untuk memperkuat industri perbankan syariah, namun identitasnya masih dirahasiakan.
Danamon belum memutuskan spin-off Unit Usaha Syariah meski aset telah mencapai sekitar Rp20 triliun dan seluruh lini bisnis syariah masih mencatat pertumbuhan.
BRK Syariah memperkuat kepercayaan publik melalui Recovery Plan 2025 dan tindak lanjut rekomendasi BPK RI sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan.
BPJPH dan Maroko mempercepat implementasi kerja sama halal melalui MRA guna memperluas akses pasar global, mendorong ekspor, investasi, dan industri halal Indonesia.
Pembiayaan kendaraan BSI mencapai Rp6,7 triliun hingga Juni 2026, naik 12,4 persen. Minat pembiayaan syariah tetap tinggi seiring pertumbuhan industri otomotif nasional.
BPJPH RI dan Pemerintah Australia menandatangani MoU Jaminan Produk Halal untuk memperkuat perdagangan produk halal, harmonisasi sertifikasi, serta memperluas ekspor-impor dan kerja sama ekonomi kedua negara.
BSI membuka pendaftaran BSI Scholarship Pelajar 2026 bagi 1.500 siswa prasejahtera dengan bantuan uang saku, bimbingan SNBT, dan peluang lanjut ke beasiswa mahasiswa.
BSI memperkuat customer experience melalui layanan digital dan inklusif hingga jumlah nasabah mencapai 24 juta pada Maret 2026 serta meraih penghargaan nasional.
Pos Indonesia gagal membayar imbal jasa sukuk Rp24,11 miliar yang jatuh tempo 7 Juli 2026 akibat kondisi kas, di tengah penurunan laba dan liabilitas Rp9,89 triliun.
Jamkrindo Syariah meraih Anugerah Program Dampak Hijau Terbaik pada BAZNAS RI dan DSN-MUI Awards 2026 berkat komitmen pada kepatuhan syariah dan lingkungan.
BSI memperkuat perdagangan halal global melalui BEWIZE di D-8 Halal Expo Indonesia 2026 untuk mendukung UMKM dan korporasi berekspansi ke pasar internasional.