LANGIT7.ID-NTT; Respons Jamkrindo terhadap gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak berhenti pada penyaluran bantuan tahap awal. Perusahaan memastikan perkembangan kondisi masyarakat di lapangan terus dipantau untuk menentukan dukungan berikutnya.
Direktur Utama PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) Abdul Bari mengatakan pemantauan tersebut diperlukan untuk melihat kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak bencana.
Dari hasil pemantauan itu, Jamkrindo akan menentukan bentuk bantuan berikutnya. Perusahaan juga membuka peluang melanjutkan dukungan melalui program perusahaan maupun bekerja sama dengan pemangku kepentingan dan pihak lain yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat terdampak.
“Jamkrindo siap mengambil bagian sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan yang ada,” ujar dia dalam keterangannya, dikutip Rabu (19/8/2026).
Sebelumnya, Jamkrindo telah menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap awal bagi masyarakat yang terdampak gempa di Flores. Bantuan tersebut berupa kebutuhan dasar dan diserahkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk kemudian disalurkan ke lokasi bencana di Flores.
Abdul Bari mengatakan bantuan awal tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus komitmen perusahaan untuk hadir membantu masyarakat dalam kondisi yang tidak mudah.
“Bantuan ini merupakan langkah awal dari kepedulian Jamkrindo kepada masyarakat yang terdampak bencana di NTT. Kami ingin memastikan bahwa perusahaan hadir untuk memberikan dukungan di tengah kondisi yang tidak mudah,” katanya.
Bagi Jamkrindo, dukungan terhadap masyarakat terdampak juga berkaitan dengan kebutuhan penanganan pascabencana yang melibatkan banyak pihak. Abdul Bari menilai sinergi dan gotong royong diperlukan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat secara luas dan tepat sasaran.
“Kami percaya bahwa penanganan pascabencana tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan semangat gotong royong dan kolaborasi agar dukungan yang diberikan dapat semakin luas dan tepat sasaran,” katanya pula.
Respons tersebut juga ditempatkan dalam cakupan kontribusi Jamkrindo kepada masyarakat. Perusahaan yang merupakan bagian dari Holding Indonesia Financial Group (IFG) dan berada dalam ekosistem Danantara itu memiliki program sosial, pemberdayaan, dan kemanusiaan sebagai bagian dari upaya memperluas kontribusi.
Penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan Jamkrindo secara berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, perusahaan menempatkan dukungan kepada masyarakat terdampak NTT sebagai salah satu bentuk kontribusi di bidang kemanusiaan.
Semangat melayani sepenuh hati menjadi bagian dari komitmen Jamkrindo dalam memberikan manfaat kepada masyarakat. Untuk penanganan bencana di NTT, dukungan perusahaan diarahkan untuk ikut mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak.
(lam)