Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Mau Jago Atur Keuangan Bareng Pasangan? Intip Tips dari Pakar Keuangan

Fifiyanti Abdurahman Selasa, 15 Februari 2022 - 11:07 WIB
Mau Jago Atur Keuangan Bareng Pasangan? Intip Tips dari Pakar Keuangan
Ilustrasi suami istri yang sedang menghitungan keuangan keluarga. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Setelah menikah, hal pertama yang harus dirundingkan dengan pasangan adalah masalah keuangan. Finansial keluarga menjadi hal yang sensitif dalam rumah tangga, karena itu harus dibuat aturan sendiri agar tidak menjadi prahara di kemudian hari.

Menurut perencana keuangan bersertifikasi Annisa Steviani masalah utama keuangan yang sering dihadapi pasangan, khususnya pasangan baru adalah tidak tahu persis berapa total pengeluaran bulanan.

“Tadinya sebelum menikah hanya ada pengeluaran pribadi, sekarang juga harus mikirin pengeluaran rumah tangga. Belum lagi saat nanti punya anak, harus memperhitungkan kebutuhan anak juga.” kata Annisa dalam keterangan yang dikutip Selasa (15/2/2022).

Baca juga: Tahun 2022 di Depan Mata, Intip 3 Kiat Jaga Kesehatan Finansial Lebih Baik

Masalah lainnya, Annisa menambahkan, adalah seringnya suami menyerahkan soal keuangan ke istri karena menganggap perempuan pasti bisa mengelola uang. Padahal, tidak mesti selalu seperti itu. Karena berumah tangga melibatkan dua orang, maka keduanya harus saling bertanggung jawab dan menyepakati bersama bagaimana uang harus dikelola atau siapa yang lebih sanggup mengelola keuangan keluarga.

Annisa memberikan tips kepada pasangan untuk meluangkan waktu duduk bareng membahas perencanaan keuangan selanjutnya akan seperti apa. Saat melakukan ini, keterbukaan menjadi faktor penting.

Meluangkan waktu untuk duduk bersama pasangan dan fokus membicarakan masalah keuangan, bisa jadi salah satu cara untuk memulai mengelola keuangan rumah tangga.

Menyikapi fenomena generasi sandwich yang banyak dialami pasangan muda zaman sekarang, Annisa juga menyarankan agar pasangan bisa mendiskusikan satu sama lain terkait dengan kapan, berapa, dan dari mana uang yang akan disisihkan sebagian untuk membantu orangtua atau anggota keluarga lain.

Generasi sandwich adalah generasi yang terhimpit di tengah-tengah yang harus memenuhi kebutuhan banyak orang, pada umumnya orang tua di atas dan anak di bawah.

Tips lainnya, generasi sandwich mesti dapat bersikap tegas dan membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan atau gaya hidup yang ingin dijalankan orang tua. Karena dengan penghasilan yang terbatas, tidak semua keinginan orangtua, perlu langsung dipenuhi segera kecuali yang memang bersifat darurat.

Terkait siapa yang mengelola keuangan atau bagaimana uang dikelola, tips berikutnya dari Annisa, semuanya tergantung kesepakatan masing-masing pasangan. Setelah disepakati, sudah jelas berapa jumlah penghasilan dan total pengeluaran setiap bulan, langkah selanjutnya yang harus dilakukan pasangan adalah menyusun anggaran atau bujeting. Untuk bujeting, tips dari Annisa, tidak perlu mencatat semua hal misalnya saja biaya parkir.

Baca juga: Sosiolog: Perilaku Konsumtif Harus Diimbangi Kemampuan Finansial

Agar bujeting menjadi mudah dan praktis, Annisa bersama suami menggunakan aplikasi Jago. Setelah memastikan penghasilan cukup, uang ini dibagi-bagi sesuai kebutuhan dan pengeluaran di bulan ini. Dari kebutuhan rumah tangga seperti grocery shopping, bayar listrik, kuota internet atau wifi, sampai lifestyle. Semua bisa dibagi langsung di Kantong Jago.

“Pakai Kantong Jago ini seru banget karena bisa memisahkan kebutuhan ke dalam Kantongnya masing-masing. Jadi budget nggak akan bercampur. Ada Kantong Nabung dan ada juga Kantong Bayar. Saat mau kolaborasi keuangan bersama pasangan, baik Kantong Nabung maupun Kantong Bayar bisa dijadikan Kantong Bersama. Manage keuangan bareng jadi transparan karena masing-masing bisa lihat riwayat transaksi di Kantong Bersama,” papar Annisa.

Annisa menyatakan, selain menggunakan Kantong Jago untuk keperluan pribadi, ia juga melakukan kolaborasi keuangan bersama suami, adik-adik, sampai para sepupunya. Dari menggunakannya untuk dana kesehatan keluarga yang digunakan bersama suami, sampai menabung bersama keluarga besar untuk liburan bersama, semua bisa dilakukan pakai Kantong Bersama.

Baca juga: Hadirkan Layanan Finansial Masjid, Penyelamat Ummat dari Jerat Utang

“Untuk pengeluaran pribadi cukup bikin sama Kantongnya tapi nggak perlu diubah jadi Kantong Bersama. Jadi tentukan dulu nih kebutuhan apa saja yang mau dikelola bersama lalu tentukan, apakah setiap orang bisa mengatur bersama atau hanya menabung bersama. Kalau ada 5 kebutuhan, bisa bikin 5 Kantong Bersama,” lanjutnya.

Tidak hanya untuk menabung, Kantong ini juga bisa digunakan untuk memantau apakah kita sudah cukup disiplin pada budget yang sudah kita alokasikan setiap bulannya atau tidak.

“Kalau ada kebocoran halus, biar bisa diminimalisir. Kalau ada pengeluaran yang keluar dari budget, biar bisa segera dicari tahu penyebabnya dan tindakan yang perlu dilakukan supaya bulan nggak terulang lagi keluar dari budget,” saran Annisa.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)