LANGIT7.ID, Jakarta - Bulan Suci Ramadhan 1443 H tinggal menghitung hari. Ramadhan merupakan bulan suci di antara bulan-bulan lain. Pada bulan ini, Allah memberi "diskon" besar-besaran kepada umat Islam.
“Sejauh mana senang kita dengan datangnya Ramadhan, seperti apa dan kegembiraan kita,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya, melalui
Al-Bahjah TV, Selasa (15/3/2022).
Baca juga: Green Ramadhan, Latih Diri Tunaikan Puasa yang Ramah LingkunganRamadhan merupakan ladang ibadah yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Apalagi, terdapat diskon atau pahala yang luar biasa pada bulan suci ini. “Contoh saja, Anda seorang pebisnis mencari duit, dagangan di tempat Anda ini memang lagi ramai-ramainya,” ucapnya.
Namun, terdapat diskon besar di salah satu tempat, sehingga mengharuskan pebisnis itu membeli juga. “Anda meyakini akan adanya diskon tersebut. Pertama, Anda yakin bahwa dalam perhitungan (bisnis) Anda menguntungkan,” kata Buya Yahya.
Dengan begitu, pebisnis tersebut menyiapkan segala sesuatu untuk mendapatkan diskon tersebut. “Baik itu keyakinan atau persiapan yang harus kita lakukan untuk mendapatkan diskon itu,” ucap Buya Yahya.
Sehingga, pada saat tiba waktu yang telah ditentukan, pebisnis itu bergegas ke lokasi diskon digelar. “Kurang lebihnya seperti inilah Ramadhan ini. Kita harus mempersiapkan untuk mendapatkan berkah di Bulan Ramadhan ini,” ucap Buya Yahya.
Persiapan menyambut Ramadhan ini sudah dicontohkan Rasulullah dan para sahabatnya. Rasulullah memberikan contoh sempurna dalam mempersiapkan diri memasuki Ramadhan. Salah satu amalan yang beliau lakukan adalah menguatkan puasa sunnah.
Baca juga: Pemerintah Kejar Capaian Vaksinasi Sebelum RamadhanSebagaimana diriwayatkan oleh Usamah bin Zaid, “Nabi SAW berpuasa pada bulan Sya’ban atau berpuasa pada bulan itu kecuali beberapa hari dia tidak melakukannya.” (HR Bukhari-Muslim).
Dalam riwayat lain, Rasulullah dan para sahabat telah mempersiapkan diri untuk merayakan Ramadhan sejak bulan Rajab. Baik persiapan fisik dengan menjaga kesehatan, maupun persiapan spiritual yakni memperbanyak ibadah sunnah sebelum memasuki Ramadhan.
Rasulullah dan para sahabat merayakan Ramadhan dengan sukacita dan kasih sayang. Mereka bergembira karena kesempatan untuk melipatgandakan pahala mencapai keridhaan ilahi sangat terbuka lebar.
(jqf)