LANGIT7.ID, Jakarta - Dalam kitabul Jami' bab Adab dalam Bulughul Maram yang disusun Al Hafidz Ibnu Hadjar Al Asqalaniy, Rasulullah Saw bersabda enam hak muslim terhadap muslim lain, di antaranya menjenguk saudara seiman yang sakit. Tak berhenti di situ, Rasulullah juga mengajarkan beberapa doa tatkala muslim menjenguk saudaranya yang sedang sakit.
Menjenguk orang sakit sejatinya dapat memberikan semangat sehingga terpacu upayanya untuk sehat. Selanjutnya, tentu saja menyadarkan yang sehat bahwa betapa pentingnya nikmat sehat. Selain menjenguk, tentunya doakan saudara semuslim yang tengah dirundung rasa sakit. Berikut beberapa doa yang dibaca sebagai upaya untuk menghidupkan sunah Rasulullah:
1. Doa Rasulullah untuk kesembuhan orang sakit اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبْ الْبَاسَ اشْفِهِ وَأَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا
Allahumma rabbannaasi adzhibil ba’sa isyfihi wa antas syafi laa syifaa’a illa syifaauka syifaa’an laa yughadiru saqaman.
"
Ya Allah Rabb manusia, dzat yang menghilangkan rasa sakit, sembuhkanlah sesungguhnya Engkau Dzat yang Maha menyembuhkan, tidak ada kesembuhan melainkan dari kesembuhan-Mu, yaitu kesembuhan yang tidak menyisakan rasa sakit" (HR. Bukhari).
2. Doa Rasulullah kepada istrinya Aisyah yang sakit امْسَحْ الْبَاسَ رَبَّ النَّاسِ بِيَدِكَ الشِّفَاءُ لَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا أَنْتَ
Amsihil ba’sa rabbannaasi biyadikas syifaa’u laa kaasyifa lahu illa anta.
"
Hilangkanlah rasa sakit wahai Rabb manusia, di tangan-Mu lah segala kesembuhan, dan tidak ada yang dapat menyingkap penyakit tersebut melainkan Engkau" (HR. Buhari Muslim).
3. Doa Rasulullah saat menjenguk orang sakit (dianjurkan membaca 7 kali) أَسْأَلُ الله الْعَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيَكَ
As alullaahal 'azhiim rabbal 'arsyil 'azhiim an yasyfiyaka.
Ibnu Abbas menyatakan, Rasulullah Saw bersabda, "
Barangsiapa yang mengunjungi orang sakit yang belum datang ajalnya kemudian ia mengucapkan (doa) di sebelahnya sebanyak tujuh kali: As alullaahal 'azhiim rabbal 'arsyil 'azhiim an yasyfiyaka, maka Allah akan menyembuhkannya dari penyakit tersebut" (HR. Abu Daud).
4. Doa dan hiburan Rasulullah kepada seorang badui yang demam لاَ بَأْسَ، طَهُورٌ إِنْ شَاءَ الله
Laa ba'sa thahurun insyaa Allah.
“
Tidak apa, semoga menjadi penghapus (dosa), jika Allah menghendakinya” (HR. Bukhari).
5. Doa Rasulullah kepada sahabat dengan menyebut amal salihnya اللَّهُمَّ اشْفِ عَبْدَكَ يَنْكَأُ لَكَ عَدُوًّا وَيَمْشِي لَكَ إِلَى الصَّلَاةِ
Allaahummasyfi 'abdaka yanka`u laka 'aduwwan au yamsyii laka ilas shalati.
"
Ya Allah, sembuhkanlah hamba-Mu yang telah banyak melukai musuh-musuh-Mu dan berjalan untuk melaksanakan shalat untuk-Mu" (HR. Ahmad).
6. Doa Rasulullah kepada sahabat bernama Salman شَفَى اللَّهُ سَقَمَكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَعَافَاكَ فِي بَدْنِكَ وَجِسْمِكَ إِلَى مُدَّةِ أَجَلِكَ
Syafallahu saqamaka, wa ghafara dzanbaka, wa ‘aafaaka fii badanika wa jismika ilaa muddati ajalika.
"
Semoga Allah menyembuhkan sakitmu, mengampuni dosamu, menyehatkan badanmu dan jasadmu hingga waktu ajalmu"
7. Doa Rasulullah kepada Utsman bin Affan بِسْمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، أُعِيذُكَ بِالله الأَحَدِ الصَّمَدِ الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفْوًا أَحَدٌ مِنْ شَرِّ مَا تَجِدُ
Bismillahirrahmaanirrahim, u’idzuka billah al-ahad ash-shamad alladzi lam yalid wa lam yuulad wa lam yakun lahu kufuwan ahad min syarri maa tajid.
"
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, aku mendoakanmu dengan nama Allah Yang Esa, Yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu, Yang tiada beranak dan tidak pula diperanakkan dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia, dari segala keburukan yang engkau temui"
(asf)