LANGIT7.ID, Jakarta - Tujuan
ekonomi syariah yakni untuk kebahagiaan, kedamaian, serta kesejahteraan dunia dan akhirat. Kemaslahatan ini berlaku untuk seluruh hidup manusia.
Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, Fuad Nasar mengatakan, secara alamiah kehidupan manusia inheren dengan perjuangan untuk terus-menerus memenuhi kebutuhan hidup.
"Ekonomi syariah hadir dalam tatanan kehidupan sosial untuk mendekatkan manusia dengan tatanan hidupnya. Sebab, dalam Islam tidak memperbolehkan adanya pemisahan antara agama dengan ekonomi," ujarnya dalam Diskusi Virtual: Potensi dan Peluang Sektor Ekonomi Syariah di Indonesia, Kamis (24/3/2022).
Baca Juga: Begini Upaya Penguatan Ekosistem Syariah Lewat UMKMMenurutnya, ketika agama terpisah dengan ekonomi ataupun sebaliknya, justru akan menjauhkan manusia dari kemaslahatan hidup yang akan dicapai.
"Jadi ekonomi syariah adalah tentang totalitas nilai gaya hidup, yang sesuai dengan ajaran Al-Quran dan hadits," katanya.
Apalagi, Indonesia memiliki potensi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah (eksyar) yang besar jika dilihat dari populasi muslimnya. Di mana budaya kehidupan terbentuk dari internalisasi proses ajaran agama.
Menurutnya, hal itu menjadi salah satu modal besar untuk mengembangkan eksyar. Sehingga ekosistem eksyar dapat terus berkembang di Tanah Air.
"Baik dari aspek dan sektor keuangan komersial maupun sosial. Intinya, Indonesia adalah negara dengan potensi eksyar besar di dunia. Momentum baik ini perlu dimanfaatkan untuk mengajak berbagai pihak dalam mendorong inklusi keuangan syariah," katanya.
Penguatan ekosistem eksyar, kata dia, dapat dilakukan melalui optimalisasi partisipasi masyarakat sebagai pelaku eksyar. Di mana segala praktik ekonomi dipandu oleh ajaran dan nilai moral.
Tanpa hal itu, akan semakin banyak menimbulkan transaksi keuangan yang merugikan orang lain, dan mengeruk keuntungan bagi orang tertentu.
"Ini peluang untuk menghadirkan potensi eksyar, sekaligus edukasi kepada publik bahwa syariah merupakan keuangan yang sesuai konstitusi dan pancasila. Eksyar itu inklusif bukan eksklusif, dan memberikan manfaat serta maslahat untuk semua," katanya.
(bal)