Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Tujuan Ekonomi Syariah untuk Kemaslahatan Hidup Manusia

mahmuda attar hussein Ahad, 27 Maret 2022 - 14:20 WIB
Tujuan Ekonomi Syariah untuk Kemaslahatan Hidup Manusia
Ilustrasi ekonomi syariah. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Tujuan ekonomi syariah yakni untuk kebahagiaan, kedamaian, serta kesejahteraan dunia dan akhirat. Kemaslahatan ini berlaku untuk seluruh hidup manusia.

Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, Fuad Nasar mengatakan, secara alamiah kehidupan manusia inheren dengan perjuangan untuk terus-menerus memenuhi kebutuhan hidup.

"Ekonomi syariah hadir dalam tatanan kehidupan sosial untuk mendekatkan manusia dengan tatanan hidupnya. Sebab, dalam Islam tidak memperbolehkan adanya pemisahan antara agama dengan ekonomi," ujarnya dalam Diskusi Virtual: Potensi dan Peluang Sektor Ekonomi Syariah di Indonesia, Kamis (24/3/2022).

Baca Juga: Begini Upaya Penguatan Ekosistem Syariah Lewat UMKM

Menurutnya, ketika agama terpisah dengan ekonomi ataupun sebaliknya, justru akan menjauhkan manusia dari kemaslahatan hidup yang akan dicapai.

"Jadi ekonomi syariah adalah tentang totalitas nilai gaya hidup, yang sesuai dengan ajaran Al-Quran dan hadits," katanya.

Apalagi, Indonesia memiliki potensi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah (eksyar) yang besar jika dilihat dari populasi muslimnya. Di mana budaya kehidupan terbentuk dari internalisasi proses ajaran agama.

Menurutnya, hal itu menjadi salah satu modal besar untuk mengembangkan eksyar. Sehingga ekosistem eksyar dapat terus berkembang di Tanah Air.

"Baik dari aspek dan sektor keuangan komersial maupun sosial. Intinya, Indonesia adalah negara dengan potensi eksyar besar di dunia. Momentum baik ini perlu dimanfaatkan untuk mengajak berbagai pihak dalam mendorong inklusi keuangan syariah," katanya.

Penguatan ekosistem eksyar, kata dia, dapat dilakukan melalui optimalisasi partisipasi masyarakat sebagai pelaku eksyar. Di mana segala praktik ekonomi dipandu oleh ajaran dan nilai moral.

Tanpa hal itu, akan semakin banyak menimbulkan transaksi keuangan yang merugikan orang lain, dan mengeruk keuntungan bagi orang tertentu.

"Ini peluang untuk menghadirkan potensi eksyar, sekaligus edukasi kepada publik bahwa syariah merupakan keuangan yang sesuai konstitusi dan pancasila. Eksyar itu inklusif bukan eksklusif, dan memberikan manfaat serta maslahat untuk semua," katanya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)