Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 11 Juli 2026
home sosok muslim detail berita

Kisah Utsman bin Affan, Sahabat yang Meninggal saat Berpuasa

mahmuda attar hussein Selasa, 29 Maret 2022 - 17:30 WIB
Kisah Utsman bin Affan, Sahabat yang Meninggal saat Berpuasa
Kondisi Masjidil Haram pada zaman dahulu. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Utsman bin Affan dikenal sebagai salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang mulia. Namun, kisah kematiannya yang pilu membawa kesedihan bagi seluruh umat Islam.

Ustadz Adi Hidayat mengisahkan, Khulafaur Rasyidin dengan masa kekuasaan terlama itu, difitnah telah melakukan nepotisme pada masa kepemimpinannya.

"Dituduh Utsman melakukan nepotisme dengan banyak mempekerjakan dari kalangan kerabatnya saja," ujar dia dikanal YouTube Audio Dakwah, dikutip Selasa (29/3/2022).

Baca Juga: Sahabat Usman bin Affan, Bijak dengan Harta Tanpa Harus Pamer

Ialah Abdullah bin Saba' seorang Yahudi Yaman yang bertanggung-jawab atas pemberontakan dan fitnah terhadap Utsman. Dia menarasikan, bahwasannya Ali bin Abi Thalib yang paling pantas menjadi khalifah ketimbang Utsman.

"Padahal Ali dan Utsman merupakan kedua sahabat mulia. Utsman dijuluki sebagai Dzun Nurrain karena menikahi puteri Rasulullah secara berturut-turut, yakni Ruqayyah dan Ummu Kaltsum," ujar dia.

Usai memprovokasi massa di Mesir, Abdullah bin Saba' memerintahkan pengikutnya, Saba'iyah, untuk datang menyerbu Utsman di Madinnah.

Akibat fitnah tersebut, orang-orang Mesir yang dihasut Abdullah bin Saba' mulai murka dan berniat untuk menggulingkan kepemimpinan Utsman.

"Utsman ini punya kebiasaan membaca Al-Quran ketika sedang gelisah. Saat itu dia membaca sampai kepada surat Ali-Imran ayat 173," ujarnya.

"(Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang ketika ada orang-orang mengatakan kepadanya, 'Orang-orang (Quraisy) telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka,' ternyata (ucapan) itu menambah (kuat) iman mereka dan mereka menjawab, 'Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung." (QS. Ali Imran: 173).

Disebutkan, Utsman ketika membaca Al-Quran itu sampai tertidur dan bermimpi bertemu Nabi Muhammad SAW bersama Abu Bakar dan Umar bin Kattab.

Utsman yang kala itu sedang berpuasa, diminta oleh Abu Bakar dan Umar untuk berbuka bersama Rasulullah SAW.

"Artinya Utsman ketika diserang oleh kelompok Saba'iyah ini sedang dalam keadaan berpuasa, baca Al-Quran, dan bermimpi bertemu Rasulullah SAW, Abu Bakar dan Umar," jelasnya.

Ketika terbangun dari tidurnya, lanjut Adi, Utsman sudah menemui orang-orang yang menerobos masuk ke ruangannya.

Ada satu orang pertama yang disebut sebagai Maut al-Aswad, yakni seburuk-buruknya orang yang selalu melekat dengan pembunuhan.

"Maka datanglah dia dan mencekik Utsman hingga pingsan. Setelah itu datang lagi satu orang yang langsung menebas Utsman. Hingga terus berlanjut sampai kepada tusukan besi yang menghujam Utsman, yang tembus dari depan hingga ke belakang tubuhnya."

"Hingga tibalah ajalnya Utsman bin Affan atas izin Allah, yang caranya persis dikatakan Nabi SAW, yakni seorang yang syahid dan ditimpa musibah," ujarnya.

Seperti hadits berikut, dari Abu Musa al-Asy’ari bahwa Rasulullah SAW masuk ke sebuah kebun dan memerintahkanku untuk menjaga pintu kebun tersebut.

Kemudian datang seorang lelaki untuk masuk, beliau bersabda, “Izinkan dia masuk, kemudian beritakan kepadanya bahwa ia masuk surga.” Ternyata laki-laki tersebut adalah Abu Bakar.

Setelah itu datang laki-laki lain meminta diizinkan masuk, beliau bersabda, “Izinkan dia masuk, kemudian beritakan kepadanya bahwa ia masuk surga.” Ternyata lelaki itu adalah Umar bin Khattab.

Lalu datang lagi seorang lelaki meminta diizinkan masuk, beliau terdiam sejenak lalu bersabda, “Izinkan ia masuk, kemudian beritakan kepadanya bahwa ia masuk surga disertai dengan cobaan yang menimpanya.” Ternyata lelaki tersebut adalah Utsman bin Affan.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 11 Juli 2026
Imsak
04:34
Shubuh
04:44
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:55
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan