LANGIT7.ID, Jakarta -
Teh berkhasiat sebagai antioksidan untuk menangkap radikal bebas dalam tubuh. Namun untuk mendapatkan manfaat itu, perlu cara mengolah yang benar.
Tri Mariani dari PTPN VIII menyebutkan, bagian yang bisa dimanfaatkan dari tanaman dengan nama latin
Camellia Sinensis ini, adalah bagian pucuknya. Pucuk teh memiliki komponen yang cukup kompleks, mulai dari peko, tangkai atas dan bawah, dan daun pertama, kedua, dan ketiga.
"Peko atau tunas dari pucuk teh mengandung kadar katekin dan kafein paling tinggi. Tanaman teh juga tidak boleh dibiarkan tumbuh terlalu tinggi," kata dia dalam pembahasan 'Tea Leaf Processing' seperti dilansir laman ITB, dikutip Kamis (14/4/2022).
Adapun tahapan pengolahan dari setiap jenis teh berbeda-beda. Teh putih dibuat dengan proses pelayuan, pengukusan, lalu pengeringan dan sortasi.
Baca Juga: 7 Teh Termahal di Dunia, Hanya Sultan yang Bisa MinumSementara, teh hijau dibuat melalui proses sangrai dan penggulungan setelah dilayukan dan sebelum dikeringkan dan sortasi.
Pada teh oolong, proses oksidasi sebagian membuat jenis teh ini beda dengan jenis teh lainnya. Terakhir, pada teh hitam dilakukan proses oksidasi penuh.
"Pada skala industri atau yang biasa disebut produksi teh retail, pucuk teh yang sudah diolah ini akan mengalami proses pengemasan, pembungkusan, quality control, dan penyimpanan sebelum didistribusikan," ujarnya.
Di sisi lain, tanaman yang pertama kali masuk ke Indonesia pada 1684 ini juga memiliki senyawa fenol, serat kasar, dan protein. Pembentuk utama dari senyawa fenol pada teh adalah flavanols.
“Secara total, daun teh mengandung lebih dari 700 jenis senyawa kimia yang memiliki komposisi sangat bervariasi, bergantung pada asal, umur, dan jenis pengolahannya,” katanya.
Sementara kafein pada teh bermanfaat untuk memperlancar sirkulasi darah dan meningkatkan konsentrasi. Minyak esensial berfungsi untuk pemberi aroma pada teh, sekaligus memperlancar pencernaan.
Selain itu, teh juga mengandung berbagai jenis vitamin, seperti Vitamin B1, B2, B6, Folat. Juga berbagai jenis mineral seperti Ca, Mn, K, Zn yang berfungsi untuk membantu metabolisme tubuh.
(bal)