LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid Istilqal di Jakarta Pusat bersiap menyelenggarakan Shalat Idul Fitri 1443 Hijryiah dan takbiran nasional. Shalat Id di Masjid Istiqlal menjadi kali pertama setelah dua tahun tutup pintu akibat pandemi covid-19.
Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar mengatakan, penyelenggaraan Shalat Id di Masjid Istiqlal berlangsung dalam suasana tingkat kenegaraan. Sejumlah pejabat dan tamu negara akan mengikuti shalat Id.
“Kita sudah siap dan Istiqlal ada protokol yang berpengalaman dalam penyelenggaraan ibadah-ibadah besar,” kata Kiai Nasaruddin saat di wawancara usai acara peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sehat Baznas (RSB) di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (29/4/2022).
Baca Juga: Prof Nasar: Masjid Istiqlal Dapat Berkah Luar Biasa Tahun iniKH Nasaruddin mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal mematuhi protokol kesehatan. “Semua jamaah wajib pakai masker dan ada pengecekan suhu,” kata dia.
Adapun susunan acara Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, bertindak sebagai khatib adalah Ketua Baznas RI Prof Noor KH Achmad. Sedangkan yang akan menjadi imam adalah Drs Hasanudin Sinaga atau dikenal dengan Syekh Sudais-nya Indonesia.
“Malamnya kita akan lakukan takbir nasional dan melibatkan seluruh kedutaan Indonesia di Amerika Latin, Amerika Serikat, dan Eropa,” kata KH Nasaruddin.
Baca Juga: Tak Pernah Absen, Ini 6 Kue Kering yang Selalu Ada Saat LebaranKiai Nasaruddin mengatakan, rasa rindu umat Islam untuk beribadah di Masjid Istiqlal sudah tak tertahan lagi. Karenanya, Badan Pengurus Masjid Istiqlal (BPMI) akan melakukan antisipasi pengaturan jamaah.
“Kapasitasnya ditargetkan 250 ribu. Manajemen risiko dini sangat kita pedulikan dan kita akan upayakan zero accident (dari Covid-19). Alhamdulillah terbukti tidak ada pedagang-pedagang luar yang masuk,” kata Kiai Nasaruddin.
Baca Juga: Panduan Shalat Idul Fitri Lengkap Menurut Sunnah Rasulullah(zhd)