LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Anwar Abbas mengimbau pemerintah lebih peka terhadap permasalahan bangsa. Sebab, menurut dia, banyak masalah di masyarakat yang belum teratasi hingga saat ini.
Ia menyebutkan bahwa saat ini negara dalam keadaan tidak baik-baik saja. Tingkat keresahan dan kekecewaan masyarakat terhadap penyelenggaran negara dan penegakkan hukum dianggap sebagai pemicunya.
"Untuk itu kita harapkan agar seluruh pemimpin dan penguasa serta para penegak hukum di negeri ini harus mampu mempertajam mata dan mempernyaring telinganya, lalu dengarlah suara rakyat," ujar Buya Anwar dalam keterangan yang diterima
Langit7, Selasa (21/6/2022).
Baca Juga: MUI dan Ormas Islam Minta LGBT Dikategorikan Pidana, Pelaku Harus DidampingiLebih lanjut, Buya Anwar mengatakan bahwa pemerintah jangan hanya terpaku pada isu khilafah dan radikalisme di Tanah Air. Menurut dia, faham liberalisme dan kapitalisme sama berbahayanya dan dapat mengancam keutuhan Pancasila dan UUD 1945.
"Di samping itu apakah mereka tidak melihat adanya praktek korupsi dan kolusi serta nepotisme (KKN) yang sudah menggurita di negeri ini yang hal itu tentu akan sangat membahayakan dan mengancam masa depan bangsa ini?," katanya.
Lebih jauh, Buya Anwar menjelaskan kekecewaan masyarakat terhadap sebagian para pemimpin bangsa dan semakin masifnya oligarki dalam politik dan ekonomi. Ia mengkhawatirkan terjadinya reformasi jilid dua bila masalah tersebut tidak segera diantispasi dengan bijaksana.
Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tembus 1.000, DKI Jakarta Terbanyak"Saya menghimbau dan mengingatkan para penegak hukum dan pemerintah serta para politisi yang ada di negeri ini, untuk mengevaluasi diri dan agar jangan menganggap enteng masalah ini," ucapnya.
"Belajarlah dengan apa yang terjadi di zaman Orde Baru di mana kekuatan penguasa yang sangat kuat waktu itu, ternyata tidak ada artinya apa-apa ketika sudah berhadapan dengan kemarahan rakyat yang sudah memuncak," tuturnya.
Baca Juga: Mengenal Al Rihla, Bola Resmi Piala Dunia 2022 Buatan Indonesia(zhd)