LANGIT7.ID - , Jakarta - Di Indonesia banyak orang yang menggelar resepsi
pernikahan dengan konsep
standing party. Hal ini dianggap sebagai solusi ketika di tengah keterbatasan ruang.
Pesta dengan konsep ini memungkinkan tamu resepsi makan dan minum sambil berdiri. Padahal dalam ajaran Islam, makan dan minum sebaiknya dilakukan dalam posisi duduk.
Baca juga: Ada 8 Adab Makan dalam Islam, Diantaranya Tidak BerlebihanRasulullah pun menekankan hal tersebut dalam hadist-hadistnya. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
Artinya: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sungguh melarang dari minum sambil berdiri.” (HR. Muslim no. 2024).
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ يَشْرَبَنَّ أَحَدٌ مِنْكُمْ قَائِمًا فَمَنْ نَسِىَ فَلْيَسْتَقِئْ
Artinya: “Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kalian minum sambil berdiri. Apabila dia lupa maka hendaknya dia muntahkan.” (HR. Muslim no. 2026).
Hadits tersebut menekankan dengan jelas anjuran untuk tidak makan sambil berdiri. Dalam dunia medis, makan sambil berdiri pun tidak dianjurkan, karena memiliki banyak dampak buruk bagi kesehatan.
Melansir dari Livestrong, Jumat (24/6/2022), menjelaskan bahwa makan sambil berdiri bisa membahayakan
pencernaan. Di antaranya dapat menyebabkan perut kembung dan penuh gas.
Baca juga: Adab Minum Air yang Islami sesuai Anjuran RasulullahPakar gastroenterologi bersertifikat dari Institut Gastroenterologi California Selatan, Dr Peytoon Berokim mengatakan secara fisiologi saat seseorang makan sambil berdiri dapat menyebabkan berkurangnya aliran darah ke usus yang dibutuhkan untuk pencernaan.
"Ini akan menyebabkan pencernaan karbohidrat yang buruk, sehingga menyebabkan gas dan kembung," jelasnya.
Terlebih lagi, "Makan sambil berdiri, juga kadang-kadang disebut sebagai 'makan prasmanan', biasanya makan dilakukan lebih cepat," kata Dr. Berookim.
Makan cepat memungkinkan seseorang menelan lebih banyak udara, yang berkontribusi pada gas ekstra di perut Anda.
Selain itu, perilaku atau kebiasaan ini bisa menyebabkan makan berlebihan. Menurut Dr Berookim, makan cepat dalam waktu pendek dapat mendorong keinginan makan berlebih.
"Berdiri sambil makan biasanya diikuti dengan gerakan, yang mendorong pencernaan lebih cepat dan mungkin membuat seseorang merasa lebih cepat lapar," jelas Dr. Berookim.
Baca juga: 4 Olahraga yang Jadi Sunnah Rasulullah, Menyehatkan dan BerpahalaSaat makan sambil berdiri, seseorang menjadi tidak fokus pada makanan. Sehingga sulit untuk menikmati setiap gigitan. Kondisi ini menyebabkan rasa kurang kenyang.
Di sisi lain, "Semakin banyak waktu yang dimiliki seseorang untuk mengunyah makanannya, semakin kecil kemungkinannya untuk makan berlebihan," kata Dr. Berookim.
(est)