Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Dilarang Rasulullah, Makan Sambil Berdiri Berefek Buruk bagi Kesehatan

Fifiyanti Abdurahman Jum'at, 24 Juni 2022 - 07:38 WIB
Dilarang Rasulullah, Makan Sambil Berdiri Berefek Buruk bagi Kesehatan
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Di Indonesia banyak orang yang menggelar resepsi pernikahan dengan konsep standing party. Hal ini dianggap sebagai solusi ketika di tengah keterbatasan ruang.

Pesta dengan konsep ini memungkinkan tamu resepsi makan dan minum sambil berdiri. Padahal dalam ajaran Islam, makan dan minum sebaiknya dilakukan dalam posisi duduk.

Baca juga: Ada 8 Adab Makan dalam Islam, Diantaranya Tidak Berlebihan

Rasulullah pun menekankan hal tersebut dalam hadist-hadistnya. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

Artinya: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sungguh melarang dari minum sambil berdiri.” (HR. Muslim no. 2024).

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَشْرَبَنَّ أَحَدٌ مِنْكُمْ قَائِمًا فَمَنْ نَسِىَ فَلْيَسْتَقِئْ

Artinya: “Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kalian minum sambil berdiri. Apabila dia lupa maka hendaknya dia muntahkan.” (HR. Muslim no. 2026).

Hadits tersebut menekankan dengan jelas anjuran untuk tidak makan sambil berdiri. Dalam dunia medis, makan sambil berdiri pun tidak dianjurkan, karena memiliki banyak dampak buruk bagi kesehatan.

Melansir dari Livestrong, Jumat (24/6/2022), menjelaskan bahwa makan sambil berdiri bisa membahayakan pencernaan. Di antaranya dapat menyebabkan perut kembung dan penuh gas.

Baca juga: Adab Minum Air yang Islami sesuai Anjuran Rasulullah

Pakar gastroenterologi bersertifikat dari Institut Gastroenterologi California Selatan, Dr Peytoon Berokim mengatakan secara fisiologi saat seseorang makan sambil berdiri dapat menyebabkan berkurangnya aliran darah ke usus yang dibutuhkan untuk pencernaan.

"Ini akan menyebabkan pencernaan karbohidrat yang buruk, sehingga menyebabkan gas dan kembung," jelasnya.

Terlebih lagi, "Makan sambil berdiri, juga kadang-kadang disebut sebagai 'makan prasmanan', biasanya makan dilakukan lebih cepat," kata Dr. Berookim.

Makan cepat memungkinkan seseorang menelan lebih banyak udara, yang berkontribusi pada gas ekstra di perut Anda.

Selain itu, perilaku atau kebiasaan ini bisa menyebabkan makan berlebihan. Menurut Dr Berookim, makan cepat dalam waktu pendek dapat mendorong keinginan makan berlebih.

"Berdiri sambil makan biasanya diikuti dengan gerakan, yang mendorong pencernaan lebih cepat dan mungkin membuat seseorang merasa lebih cepat lapar," jelas Dr. Berookim.

Baca juga: 4 Olahraga yang Jadi Sunnah Rasulullah, Menyehatkan dan Berpahala

Saat makan sambil berdiri, seseorang menjadi tidak fokus pada makanan. Sehingga sulit untuk menikmati setiap gigitan. Kondisi ini menyebabkan rasa kurang kenyang.

Di sisi lain, "Semakin banyak waktu yang dimiliki seseorang untuk mengunyah makanannya, semakin kecil kemungkinannya untuk makan berlebihan," kata Dr. Berookim.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)