Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home global news detail berita

Kepulangan Jemaah Haji, Kemenkes: Tidak Ada Karantina Terpusat

Fifiyanti Abdurahman Jum'at, 15 Juli 2022 - 07:33 WIB
Kepulangan Jemaah Haji, Kemenkes: Tidak Ada Karantina Terpusat
Jemaah haji saat di Madinah. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Tahun ini Indonesia memberangkatkan sebanyak 100.051 jemaah haji ke Tanah Suci. Sebanyak 390 jemaah kelompok terbang (kloter) 1 Embarkasi Solo (SOC) akan terbang ke Tanah Air dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Jumat (15/7/2022) pukul 05.10 WAS.

Terkait kepulangan jemaah haji, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Budi Sylvana mengatakan tidak ada karantina terpusat bagi jemaah haji yang pulang ke Indonesia.

Baca juga: Usai Jalani Karantina, Timnas U-19 Gelar Latihan Perdana di Korsel

“Tidak ada karantina terpusat selama 21 hari kepada jemaah haji, yang ada adalah pengawasan kesehatan secara mandiri di daerah masing-masing,” ujar Budi pada konferensi pers Kamis (14/7/2022) secara virtual.

Budi menjelaskan jemaah haji tetap bisa melakukan aktivitas seperti biasa, namun bagi yang sakit diminta agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat untuk dilakukan pengontrolan kesehatan.

Hal ini merupakan bagian upaya pendeteksian dini pencegahan penularan penyakit di Tanah Air. Pengawasan kesehatan di bandara di Indonesia dilakukan melalui pengecekan suhu dengan menggunakan thermal scanner dan thermal gun.

Selian itu, petugas akan memeriksa tanda dari gejala penyakit menular yang berpotensi terjadi wabah termasuk COVID-19. Apabila ditemukan gejala COVID-19 atau suhu tubuh di atas 37,5 derajat celcius maka akan dilakukan pemeriksaan PCR.

Baca juga: Aturan Baru Kemenhub, Karantina PPLN Hanya 3 Hari

Budi melanjutkan, bagi jemaah yang dalam kondisi sehat dapat langsung kembali ke daerahnya masing-masing. Jemaah diminta untuk mengisi kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji dan melakukan pengawasan kesehatan secara mandiri.

“Pengawasan kesehatan secara mandiri ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya infeksi penyakit menular di antaranya COVID-19, meningitis MERS-CoV, polio, dan penyakit yang lain,” kata Budi.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)