Abu Bakar Ba'asyir Kini Akui Pancasila karena Berlandaskan Tauhid
MuhajirinSelasa, 02 Agustus 2022 - 20:04 WIB
Ustadz Abu Bakar Baasyir (foto: Antara)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pendiri Pondok Pesantren Al-Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Ustadz Abu Bakar Ba'asyir, kini mengakui Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia.
Pengakuan Abu Bakar Ba'asyir itu terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial. Dalam video itu, Ba'asyir terlihat berbicara menggunakan mikrofon.
"Indonesia berdasar Pancasila itu mengapa disetujui ulama, karena dasarnya tauhid, Ketuhanan Yang Maha Esa. Ini pun pengertian saya terakhir," kata Abu Bakar Ba'asyir dalam video tersebut.
Dia mengakui dulu menganggap Pancasila adalah syirik. Namun, saat ini pandangannya sudah berubah. Dia sepakat dengan pandangan umum para ulama Indonesia terkait Pancasila sebagai dasar negara.
"Dulunya saya, wah Pancasila itu syirik. Saya begitu dulu. Tapi setelah saya pelajari selanjutnya, tidak mungkin ulama menyetujui dasar negara syirik. Itu tidak mungkin, karena para ulama itu mesti niatnya ikhlas," ujar Ba'asyir.
Abu Bakar Ba'asyir bebas setahun yang lalu setelah dipenjara sejak tahun 2011 atas dugaan keterlibatannya dalam latihan militer kelompok teroris di Aceh. Dia meninggalkan Lapas Gunung Sindur usai shalat Subuh sekitar pukul 05.21 WIB pada Jumat (8/1/2021). Dia keluar Lapas setelah dinyatakan bebas murni. Baca Juga: Rektor Paramadina: Agama dan Pancasila Satu Tarikan Napas, Tidak Bisa Dibenturkan