LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah Kota
New York menyatakan wabah cacar monyet (
Monkeypox) sebagai darurat kesehatan wilayah setempat. Tercatat sebanyak 1.383 kasus cacar monyet dilaporkan pada 29 Juli 2022.
Walikota New York, Eric Adams memperkirakan sekitar 150.000 warganya saat ini berisiko terkena
cacar monyet. Pemerintah setempat segera menerapkan langkah-langkah guna menghambat penularan wabah cacar tersebut.
Baca Juga: Penyebaran Cacar Monyet Kian Meluas, Ini Upaya Indonesia"Wabah ini harus dihadapi dengan urgensi, tindakan, dan sumber daya, baik secara nasional maupun global. Deklarasi darurat kesehatan masyarakat mencerminkan keseriusan saat ini," kata Eric Adams seperti dilansir dari
CNN, Rabu (3/8/2022).
Sementara itu, Gubernur New York Kathy Hochul juga memperluas jumlah orang yang memenuhi syarat untuk diberikan vaksin cacar monyet. Selain itu, Kathy turut mengharuskan penyedia
vaksin untuk mengirimkan data vaksinnya ke departemen kesehatan negara bagian.
Seperti diketahui, penetapan status darurat kesehatan terjadi hanya sehari setelah Gubernur New York Kathy Hochul mengeluarkan perintah eksekutif yang menyatakan keadaan darurat bencana. Perintah eksekutif resmi gubernur mengatakan New York secara resmi memiliki 1.383 kasus yang dilaporkan pada 29 Juli 2022.
Baca Juga: 3 Fakta Cacar Monyet, Diduga Mewabah di IndonesiaData Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) melaporkan negara bagian tersebut memiliki 1.345 kasus per 29 Juli. Warga New York dapat mengakses informasi terbaru tentang wabah cacar melalui situs monkeypox departemen kesehatan negara bagian, termasuk informasi tentang gejala dan perawatan monkeypox.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global. CDC mengkonfirmasi 22.485 kasus secara global, di mana 22.141 di antaranya dilaporkan dari negara-negara yang biasanya tidak melaporkan kasus cacar monyet.
Baca Juga:
Warga Jawa Tengah Diduga Terindikasi Idap Cacar Monyet
WHO Sebut Butuh Respons Serius Hentikan Wabah Cacar Monyet(asf)