Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

TGB: Toleransi Itu Sunnatullah, Bagian Syariat Islam

Muhajirin Sabtu, 06 Agustus 2022 - 20:05 WIB
TGB: Toleransi Itu Sunnatullah, Bagian Syariat Islam
TGB Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB). (Foto: LANGIT7.ID/Muhajirin)
LANGIT7.ID, Jakarta - Eks Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Zainul Majdi (Tuan Guru Bajang/TGB), mengingatkan, toleransi merupakan sunnatullah. Artinya, hal itu merupakan konsekuensi Allah menciptakan umat manusia berbeda-beda di muka bumi.

"Allah menciptakan kita berbeda-beda. Dari sisi banyak hal semua hal, agama, suku, ras, pandangan, bangsa, segala macam," kata TGB saat ditemui Langit7.id di Islamic Book Fair (IBF), Jakarta, Sabtu (6/8/2022).

Baca Juga: TGB: Toleransi Diterapkan di Kehidupan Sosial, Bukan dalam Akidah

TGB menegaskan, konsekuensi dari perbedaan itu merupakan sunnatullah. Atas dasar itu, toleransi seharusnya menjadi sikap alami manusia.

Setiap manusia harus saling menghormati perbedaan, baik dalam agama, suku, ras, bahasa, hingga bangsa. "Justru kalau kita tidak menghormati perbedaan, itu artinya kita tidak mampu melakukan sunnatullah di atas muka bumi ini," ujar TGB.

Dia menyebut Rasulullah SAW telah mencontohkan hal itu saat Madinah diduduki oleh masyarakat plural. Di sana ada masyarakat muslim, musyrik, dan umat Yahudi. Namun, semua umat itu hidup berdampingan dalam keadaan damai.

"Toleransi sama sekali bukan berarti menegosiasikan akidah, mencampuradukkan ibadah. Itu ruang ekslusif bagi masing-masing. Namun, dalam hal muamalah kita saling menghormati. Kira-kira sederhananya seperti itu," ucap TGB.

Baca Juga: Ngaji Tafsir Al-Qur'an, Gus Baha dan TGB Bahas Kedamaian Beragama

Toleransi juga sudah ditegaskan dalam Surah Al-Kafirun. Allah SWT mengajarkan satu kalimat toleransi yakni, "Untukmu agamamu, dan untukku agamaku." (QS Al-Kafirun: 6). Narasi itu merupakan satu penegasan bahwa agama bukan untuk dipamerikan apalagi disombongkan di ruang publik.

"Tapi, agama itu harus melahirkan sikap baik dari kita. Termasuk terhadap orang lain, selain kepada Allah Ta’ala. Ayat itu bagian dari Allah SWT mengingatkan, jangan terjadi perdebatan bahwa masing-masing merasa bahwa dialah yang terbaik," ujar TGB.

Dari ayat itu pula, Allah SWT mengingatkan agar manusia tidak terjebak pada perdebatan-perdebatan yang bersifat ekslusif, yakni keyakinan. Muslim meyakini Islam merupakan agama terbaik, begitu pun dengan umat lain.

Atas dasar tersebut, perbedaan itu harus diikat dengan sikap toleransi agar tercipta kehidupan yang damai. "Allah Ta’ala menginginkan agar kita tidak terjebak pada perdebatan itu, kita meyakini Islam terbaik, dan tidak perlu kita berteriak ke mana-mana. Jadi keyakinan kita wujudkan dalam muamalah yang baik," tutur TGB.

Baca Juga:

Jaga Aqidah, Toleransi Tidak Harus Membenarkan Semua Agama

UAH: Jangan Toleransi Dukun dengan Julukan Mulia


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)