LANGIT7.ID - , Jakarta - Wanita Asia Tenggara, khususnya Indonesia,
Malaysia, Singapura, dan
Brunei Darussalam kerap mengenakan busana tradisional yang disebut kebaya. Di Indonesia,
kebaya memiliki ragam jenis mulai dari berbahan kantun dengan motif, bludru velvet hingga tile.
Desain kebaya pun selalu mengalami perubahan. Bila di zaman dulu kebaya berpotongan longgar di badan, kini seiring perkembangan mode banyak kebaya yang berdesain pas di badan.
Baca juga: Tips Hijab Street Style, Jeny Tjahyawati: Tetap Ikut Pakem Syar'iDesainer modest Tanah Air
Jeny Tjahyawati mengingatkan umat Islam, khususnya
muslimah berhijab untuk hati-hati dalam memilih kebaya modern. Sebab, kebanyakan kebaya modern berbahan transparan dan berpotongan pas di badan sehingga bisa memperlihatkan lekuk tubuh.
Jeny menyarankan bagi muslimah untuk mengenakan hijab yang dapat menutupi bagian dada hingga bentuk badan agar
aurat tetap terjaga.
"Ya harus berhati-hati untuk umat muslim kalau ingin menggunakan kebaya modern. Pakai
hijab yang menutup dada sampai batas yang tidak membuat lekuk tubuh terlihat," ujar Jeny kepada Langit7, Senin (8/8/2022).
Jeny mencontohkan kebaya keraton Jawa yang berdesain sederhana, sopan, namun tetap terlihat modis.
Baca juga: Plisket dan Warna Pastel Diprediksi Masih Jadi Tren Modest Fashion"Beberapa keraton-keraton di Jawa itu kan berkebaya. Kebayanya modis serta santun, tidak seperti kebaya modern yang sekarang yakni transparan," pungkas wanita yang karyanya pernah tampil di
Paris Fashion Week ini.
(est)