Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Ini Faktor Internal dan Eksternal Munculnya Islamofobia

mahmuda attar hussein Jum'at, 12 Agustus 2022 - 08:50 WIB
Ini Faktor Internal dan Eksternal Munculnya Islamofobia
Ilustrasi Islamphobia. (Foto: iStock).
LANGIT7.ID, Jakarta - Ada faktor internal dan eksternal perkembangan Islamofobia di tanah air. Pengaruh ini tak terlepas dari masalah mahzab, ideologi dan budaya di Indonesia.

Wakil Ketua Umum PP Persatuan Islam (Persis), Ustadz Jeje Zaenudin menjelaskan, dilihat dari faktor eksternal, secara global karena ada yang namanya pergeseran peradaban.

"Di abad ke-21 ini terjadi pergeseran dominasi dari peradaban Barat kepada peradaban kebangkitan Islam. Di sinilah terjadi pergesekan peradaban yang secara ilmiah dijelaskan dalam Al-Quran," kata dia kepada Langit7, Jumat (12/8/2022).

Baca Juga: Negara Harus Hadir untuk Menjawab Islamofobia di Masyarakat

Menurutnya, Eropa dan Amerika sadar bahwa peradaban mereka telah sampai pada puncaknya, sehingga Islam mulai dijadikan sebagai kambing hitamnya.

"Populasi Islam terus meningkat, salah satunya secara geografis melalui aspek ajarannya yang punya keunggulan. Maka wajar kalau kemudian ada upaya menghambat kebangkitan Islam dan mempertahankan peradaban mereka (Barat)," ungkapnya.

Sementara dari faktor internal, lanjut dia, berasal dari sejarah bahwa Islam memiliki beberapa mazhab. Kekayaan hasanah Islam menjadi buah pikiran yang kontras dari nilai kemanusiaan dan peradaban, khususnya mazhab ekstrem.

"Inilah yang menjadi titik lemah, sehingga Islam mendapat stigma buruk. Lantas timbullah isu Islamofobia," katanya.

Terlebih, di Indonesia sendiri juga diketahui memiliki mazhab fikih, mazhab ideologi, dan lainnya. Pertemuan aspek internal dan eksternal inilah yang memicu maraknya isu Islamofobia.

"Ayat dan hadits benar soal jihad, hijab, dan lainnya. Namun, mereka mencari mazhab ekstrem untuk menyerang. Padahal mazhab itu bukan Islam, tapi justru dikatakan bahwa itulah Islam," ujarnya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)