LANGIT7.ID, Jakarta -
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengusulkan agar Bharada Richard Eliezer atau Bharada E tak dipertemukan dengan Irjen Ferdy Sambo saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J besok. Hal ini semata-mata demi pertimbangan psikologis Bharada E.
Wakil Ketua LPSK, Maneger Nasution, menilai Bharada E lebih biak tidak dipertemukan langsung dengan
Ferdy Sambo. "LPSK berpandangan, demi pertimbangan psikologis, sebaiknya E tidak bertemu dengan FS, apalagi dalam jarak dekat. Apalagi kalau E tidak mau bertemu FS," ujar Maneger kepada wartawan, Senin (29/8/2022).
Baca Juga: Polri Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J di Duren Tiga BesokManeger mengatakan pihaknya sedang berkoordinasi dengan Bareskrim terkait hal tersebut. Adapun LPSK mengusulkan Bharada E digantikan oleh pemeran pengganti saat gelaran rekonstruksi. "Salah satu cara yang bisa dipertimbangkan dalam proses rekonstruksi adalah dengan adanya pemeran pengganti E," ujar Maneger.
Namun jika
Bharada E harus dihadirkan, maka LPSK siap untuk mendampinginya. "LPSK akan dampingi dalam proses rekonstruksi, jika E akan dihadirkan," tuturnya.
Baca Juga: Ferdy Sambo Ajukan Banding, Habiburokhman: Percuma Tidak MeringankanSeperti diketahui, Polri akan menggelar rekonstruksi pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta Selatan, besok, Selasa (29/8). Rekonstruksi rencananya akan menghadirkan lima tersangka yang telah ditetapkan.
"Tanggal 30 Agustus akan dilaksanakan rekonstruksi di TKP Duren Tiga dengan menghadirkan seluruh tersangka lima orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus 340 subsider 338 juncto 55 dan 56," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, dikutip Senin (29/8/2022).
Baca Juga:
Pemeriksaan Putri Candrawathi Dilanjutkan Pekan Depan
Polri Tolak Proses Surat Pengunduran Diri Ferdy Sambo(asf)