LANGIT7.ID - , Jakarta - Pernahkah Anda terganggu dengan suara tertentu hingga merasa tidak nyaman bahkan kesal hingga emosi meningkat? Bisa jadi Anda mengalami suatu
penyakit emosional yang disebut Misophonia.
Melansir dari WebMD, Rabu (7/9/2022)
misophonia merupakan gangguan emosional atau fisiologis akibat suara-suara tertentu yang mungkin dianggap tidak masuk akal oleh penderitanya.
Baca juga: Bestie, Ini Sederet Manfaat Istirahat Cukup Bagi KesehatanSeorang pengidap misophonia menganggap suara yang mengganggu sebagai sesuatu yang membuat dirinya
stres dan gila. Mereka biasanya bereaksi seperti
marah, kesal hingga panik dan terkadang berusaha untuk segera menjauh dari suara tersebut.
Umumnya, individu yang mengidap misophonia dipicu oleh suara orang sedang mengunyah makanan, gesekan tertentu, seperti
wiper kaca, atau suara berulang lainnya.
Orang dengan misophonia juga sering bereaksi terhadap rangsangan visual yang menyertai suara dan mungkin juga merespons gerakan berulang secara intens.
Para peneliti percaya, orang yang menderita misophonia memiliki masalah pada cara otak mereka menyaring suara yang bising dan berulang. Pengulangan itu kemudian memperburuk masalah pemrosesan
pendengaran lainnya.
Penderita Misophonia memiliki dua kategori, yakni ringan hingga berat. Adapun reaksi yang ringan penderita penyakit ini, antara lain cemas, tidak nyaman, jijik, dan rasa ingin melarikan diri.
Baca juga: Terjebak Macet? Berikut Tips Kelola Emosi agar Tetap SantaiJika reaksi berat, seseorang dengan Misophonia akan marah, panik, takut, dan tekanan emosionalnya makin tinggi. Umumnya Misophonia mulai timbul saat seseorang berusia 9 hingga 13 tahun.
Para dokter mengatakan, penyakit ini tidak timbul dari masalah pendengaran melainkan
gangguan mental dari otak. Meski demikian, tidak ada konsensus mengenai klasifikasi Misophonia.
Misophonia tampaknya terjadi dengan sendirinya bersamaan dengan masalah
kesehatan dan kejiwaan lainnya.
Adapun cara mengatasinya, penderita Misophonia bisa dengan mengubah gaya hidup, seperti
olahraga teratur, banyak tidur, kelola stres dengan menghindari hal-hal yang terlalu berat. Siapkan ruangan atau area yang tenang di rumah di mana tidak ada orang atau hal apapun membuat suara bising dan mengganggu.
Baca juga: Tips Atasi Rasa Minder untuk Remaja, Ini Kata Reza Rahadian(est)