Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 24 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Ghibah Perbuatan Keji, Ini 6 Cara Menghindarinya

hasanah syakim Senin, 12 September 2022 - 13:51 WIB
Ghibah Perbuatan Keji, Ini 6 Cara Menghindarinya
Ilustrasi ghibah. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Ghibah diartikan sebagai tindakan menggunjingkan orang lain atas perbuatan yang dilakukannya. Perilaku ini bersifat buruk karena mengakibatkan dampak negatif bagi pelakunya.

Dai asal Riau Ustaz Abdul Somad menjelaskan, ghibah diambil dari kata ghaabaha, yaghiibu ghaiban yang berarti ghaib artinya tak nampak. Menurutnya, perilaku ghibah ialah menyebut aib seseorang ketika dia tidak ada.

Baca juga: Jaga Lisan, Ghibah di Bulan Ramadhan Dosanya Lebih Besar

"Saat seseorang mempunyai teman senang menyebut aib orang lain di hadapanmu, berhati-hatilah ketika engkau tidak ada. Maka aibmu yang akan disebutkan dihadapan orang lain," jelas Ustaz Abdul Somad dalam akun YouTube Kun Ma Alloh dikutip Sabtu (10/9/2022).

Larangan ghibah ini tertuang dalam Al-Qur'an surat Al Hujurat ayat 12, Allah Ta'ala berfirman:

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan kecurigaan karena sebaian kecurigaan itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjungkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah Ta'ala, sesungguhnya Allah Ta'ala Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang." (QS. Al Hujurat: 12).

Dilansir dari berbagi sumber, berikut ini beberapa cara menghindari perilaku ghibah dalam Islam:

Baca juga: Risty Tagor Ajak Berhenti Ghibah Lewat Lagu Religi


1. Berkumpul dengan Orang-Orang Baik


Pergaulan menjadi salah satu faktor yang memberikan pengaruh bagi kehidupan sehari-hari. Saat berkumpul dengan orang-orang yang mempunyai kebiasaan buruk maka perlahan ikut terpengaruh, dan melakukan hal-hal buruk. Begitu pun sebaliknya.

Artinya, jika seseorang ingin menghindari perilaku ghibah maka yang harus dilakukan adalah menghindari orang-orang yang gemar berghibah.


2. Introspeksi Diri


Setiap orang pastinya memiliki kesalahan atau aib tersendiri. Dengan begitu, sebelum menggunjingkan orang lain lihatlah diri sendiri apakah sudah baik dari pada orang lain.

Berintrospeksi diri menjadi salah satu cara mencegah kebiasaan ghibab. Cukup dengan membayangkan posisi kita yang dibicarakan oleh orang lain.


3. Jaga Lidah dan Jari


Cara menghindari ghibah selanjutnya, dengan melakukan kontrol lidah dan jari. Selain menjaga lisan agar tidak melakukan ghibah, saat ini juga perlu menjaga jari di media sosial melalui komentar negatif.

Baca juga: Belajar dari Syekh Hatim, Pura-Pura Tuli demi Jaga Aib Orang

Terlebih saat ini banyak yang menggunakan media sosial untuk kebutuhan sosialnya mulai dari anak-anak hingga orang tua.


4. Tanamkan Pikiran Positif


Perilaku ghibah dapat dipicu oleh pikiran negatif tentang seseorang dan berakhir membicarakan orang tersebut. Karenanya agar terhindari dari perilaku ghibah, Sahabat Langit7 dapat menanamkan pemikiran positif untuk menghindari dosa.


5. Sadari Ghibah adalah Perilaku Buruk


Untuk menghindari perilaku ghibah Sahabat Langit7 harus menyadari bahwa ghibah adalah perbuatan yang dilarang oleh Allah Ta'ala. Karena keburukan yang didapat hanya bagi orang yang menjadi bahan pembicaraan tetapi juga bagi yang melakukan ghibah.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 24 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)