Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 05 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Lina Mukherjee Obral Aib di Medsos, Psikolog: Ini Fenomena Oversharing

fajar adhitya Senin, 20 Maret 2023 - 09:18 WIB
Lina Mukherjee Obral Aib di Medsos, Psikolog: Ini Fenomena Oversharing
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Teknologi digital selain memberi manfaat juga membawa tantangan tersendiri bagi masyarakat. Salah satunya yaitu mudahnya masyarakat mengumbar aib diri sendiri pada publik melalui media sosial.

Video Tiktokers, Lina Mukherjee mendadak viral usai dirinya mengumbar aksi makan daging babi sambil mengucap bismillah. Mengaku muslim, unggahan Lina mendapat kecaman dari masyarakat karena dinilai mengejek Islam.

Baca juga: Kecam Lina Mukherjee, Gus Miftah: Ngaku Muslim, Makan Babi Kok Pamer

Dosen Psikologi Universitas Airlangga Tiara Diah Sosialita, mengatakan ada alasan masyarakat modern cenderung membuka aib di media sosial, di antaranya adalah mencari simpati atau memanipulasi.

Dua alasan ini disebut Tiara termasuk dalam fenomena oversharing.

Oversharing adalah ketika seseorang tidak bisa membatasi dirinya dalam membagikan informasi pribadi kepada publik, seperti mengumbar pencapaian, kekayaan, kesedihan, bahkan aib.

Tiara mengatakan, oversharing sendiri bisa dilakukan secara daring maupun luring.

“Meskipun oversharing sudah menjadi hal yang dianggap wajar di masyarakat, tetapi hal ini perlu mendapat perhatian khusus. Dikarenakan ada konsekuensi yang besar dari oversharing itu sendiri,” jelas Tiara, dikutip dari laman Unair, Senin (20/3/2023).

Baca juga: Umbar Aib di Media Sosial Sama Saja Meremehkan Dosa-Dosa Kecil

Tiara membagi aksi oversharing menjadi dua jenis, yaitu terkait detail informasi pribadi seperti foto, dokumen, hingga lokasi terkini. Kemudian, oversharing terkait emosi termasuk aib diri sendiri.

Ada berbagai motif yang menyebabkan seseorang oversharing, terang Tiara. Di antaranya, motif trauma seperti diabaikan orang tua, perundungan, hingga tidak pernah diapresiasi. Selain itu, gangguan kecemasan dan kesepian juga bisa menimbulkan oversharing.

Lalu, apakah oversharing bisa ditanggulangi?

Menurut Tiara hal pertama yang bisa dilakukan untuk mengatasi oversharing adalah menjadi orang yang tidak reaktif dan berpikir lebih dulu sebelum bertindak.

"Kedua, orang-orang yang impulsif diharapkan dapat menghindari media sosial ketika sedang dalam emosi negatif," tambah Tiara.

Sedangkah langkah lainnya dengan menyelesaikan masalah dalam diri sendiri yang menjadi motif oversharing. Juga berinteraksi secara langsung dan menyempatkan me time.

Baca juga: Suami Dilarang Umbar Aib Istri Apapun Keburukannya

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 05 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)