Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Mengenal Kurikulum KMI Gontor, Cetak Ribuan Alumni Berpengaruh

Muhajirin Sabtu, 10 September 2022 - 17:25 WIB
Mengenal Kurikulum KMI Gontor, Cetak Ribuan Alumni Berpengaruh
Kegiatan belajar mengajar di Pondok Modern Darussalam Gontor (Dok PMDG)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, Jawa Timur telah melahirkan puluhan ribu alumni berkualitas yang mengabdikan dirinya untuk bangsa dan negara.

Salah satu rahasia Gontor bisa mencetak banyak alumni berpengaruh adalah karena kurikulumnya. Kurikulum di Gontor menggunakan kurikulum Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI). Kurikulum itu berisi 100% ilmu pengetahuan umum dan 100% ilmu pengetahuan agama.

Maknanya, Gontor tidak mengenal dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Tidak ada pemisahan. Semuanya ilmu Islam, karena bersumber dari Allah Ta’ala.

Kurikulum KMI tidak terbatas pada pelajaran di kelas saja, tapi meliputi seluruh kegiatan di dalam dan di luar kelas. Maka dari itu Gontor menerapkan kedisiplinan ketat, agar santri bisa mencapai target yang telah ditentukan.

Baca Juga: Gontor Jadi Pelopor Pesantren Modern, Ini 16 Falsafah yang Diajarkan

Direktur Litbang Primago, Kresna Eka Raharja, menjelaskan, KMI merupakan lembaga yang bertanggung jawab atas pelaksanaan program akademis bagi santri Gontor pada jenjang pendidikan menengah dengan masa belajar enam atau empat tahun. Jenjang itu setingkat Tsanawiyah dan Aliyah.

KMI didirikan pada 19 Desember 1936. Itu merupakan lembaga pendidikan guru Islam yang mengutamakan pembentukan dan sikap mental serta penanaman ilmu pengetahuan Islam.

“KMI berdiri pada 19 Desember 1936, setelah kepulangan KH Imam Zarkasyi dari Padang Panjang. Beliau lalu membentuk dan merancang kurikulum bernama KMI,” kata Ustadz Kresna melalui kanal YouTube Primago channel, dikutip Sabtu (10/9/2022).

Kurikulum KMI Sebagai Pegangan Gontor

Ada dua program di KMI yakni program reguler dan program intensif. Program regular diperuntukkan bagi siswa lulusan sekolah dasar dengan masa belajar enam tahun.

Sementara, program intensif diikuti oleh santri lulusan sekolah menengah pertama dan menengah atas dengan masa belajar empat tahun.

Baca Juga: Gontor Terus Berbenah Pascakasus Wafatnya Santri AM

Dalam pelajaran kelas, ada empat rumpun atau empat pembagian pembelajaran dalam KMI. Empat rumpun itu yakni Dirasah Lughawiyah (bahasa Arab), Dirasah Islamiyah, Dirasah Kauniyah, dan Dirasah Ammah.

“Di Gontor itu semua santri harus menguasai bahasa Arab karena sehari-hari bahasa pengantar pelajaran adalah bahasa Arab,” ujar Ustadz Kresna.

Dirasah Lughawiyah meliputi Durusul Lughah, insya’, muhadatsah, mutholaah, nahwu, sharaf, mahfudzat, balaghah, sejarah sastra Arab, dan tarjamah. Dirasah Islamiyah meliputi Al-Qur’an, Tafsir, Hadits, Musthalah Al Hadits, Fikih, Ushul Fikih, Tauhid, Tarikh Islam, dan Adyan.

Dirasah Kauniyah ada matematika, fisika, kimia, dan biologi. Dirasah Ammah ada sejarah, geografi, tata negara, sosiologi, psikologi, tata buku, dan bahasa Inggris.

Kegiatan di Luar Kelas

Di luar kelas, KMI juga memiliki banyak kegiatan. Ada kegiatan mingguan, tengah tahunan, tahunan, dan kegiatan kokurikuler sebagai penunjang utama.

Di antaranya ada evaluasi kamisan guru, penatara guru, pembekalan dan penyiapan guru untuk menguasai materi yang akan diajarkan, serta pengawasan dan evaluasi program belajar-mengajar.

Baca Juga: Yakini Kualitas Pendidikan PMDG, Kakek sampai Cucu Nyantri di Gontor

Ada juga bimbingan malam, ulangan umum dan ujian-ujian semester, kajian kitab turats, ujian praktek mengajar, praktek manasik haji, pelatihan membuka kamus-kamus, penulisan karya ilmiah, diskusi umum, rihlah ilmiah iqtishadiyah, dan lain-lain.

“Di Gontor ada wajib masuk ke perpustakaan seminggu sekali. Ini lah pentingnya menanamkan cinta ilmu. Jadi, santri harus cinta ilmu, tidak hanya belajar ketika di dalam kelas, tapi juga punya inisiatif, sehingga punya wawasan keilmuan yang banyak,” kata Ustadz Kresna.

Fasilitas Penunjang Proses Belajar-Mengajar

KMI juga membangun beberapa fasilitas untuk menunjang keberhasilan proses belajaran seperti perpustakaan santri, perpustakaan referensi untuk guru, serta laboratorium fisika, biologi, komputer, dan bahasa. Ada juga perkantoran, ruang belajar yang representatif, dan berbagai alat peraga pelajaran.

Ijazah KMI

Ijazah KMI sudah mendapat persamaan dari Departemen Pendidikan Nasional melalui Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No.105/2000.

Baca Juga: Gontor Tak Terafiliasi Ormas Apapun, tapi Alumninya Pimpin NU dan Muhammadiyah

Ijazah KMI juga mendapat pengakuan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam No.E.IV/PP.03.2/KEP/64/98 yang diperbaharuai pada 2009.

Jauh sebelum mendapat pengakuan dari pemerintah, ijazah KMI telah diakui oleh berbagai lembaga pendidikan internasional seperti Universitas Al-Azhar dan Perguruan Darul Ulum di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, Universitas Islam Madinah, dan Universitas Ummul Quro Mekkah Arab Saudi.

Ijazah KMI juga mendapat pengakuan dari International Islamic University Islamabad dan University of The Punjab Lahore Pakistan, Aligarh Muslim University India dan International Islamic University Kuala Lumpur, Universiti Kebangsaan Malaysia, dan Universitas Malaya di Malaysia.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)