Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home global news detail berita

PKS Khawatir Muncul Islamophobia dalam Kasus Kekerasan Santri Gontor

ummu hani Selasa, 13 September 2022 - 20:05 WIB
PKS Khawatir Muncul Islamophobia dalam Kasus Kekerasan Santri Gontor
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Bukhori. (Foto: dok. PKS)
LANGIT7.ID, Jakarta - Kasus kekerasan yang menewaskan santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) 1, Ponorogo, Jawa Timur menuai respons berbagai pihak. Kasus ini masih menjadi perbincangan hangat masyarakat karena kasus kriminal seharusnya tidak terjadi di lingkungan pesantren.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Bukhori, mengatakan penggalangan opini yang terjadi bisa saja menuntun pada perilaku zalim, tidak adil, hingga munculnya stigma terhadap pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam. Bahkan, Bukhori menilai bisa saja masuknya narasi Islamophobia.

Baca Juga: Wantim MUI Minta Pesantren Berbenah agar Kasus Gontor Tak Terulang

"Tidak proporsional dan tendensius bisa jadi politisasi terhadap kasus ini. Tidak menyelesaikan masalah, justru bisa menciptakan stigma dan fitnah terhadap pondok pesantren," kata Bukhori dalam keterangan tertulis yang diterima Langit7.id, Selasa (13/9/2022).

Bukhori khawatir munculnya unsur politisasi dari kasus ini karena pemberitaan yang membesar-besarkan aksi kekerasan di Gontor. Menurutnya, cara tersebut dapat mendiskreditkan pondok pesantren (ponpes).

"Membesar-besarkan kasus tersebut untuk tujuan politisasi atau mendiskreditkan ponpes, tentu tidak bisa dibenarkan karena tidak adil, tidak proporsional dan tidak membantu mengatasi masalah," ucapnya.

Baca Juga: Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Santri Gontor

Lebih lanjut, Bukhori menjelaskan bahwa kekerasan di lingkongan pesantren tidak dapat dibenarkan. Atas hal itu, Bukhori menilai Gontor perlu mendapatkan teguran untuk berbenah.

Seperti diketahui, salah satu santri Gontor berinisial AM (17) tewas karena menjadi korban kekerasan. Saat ini, pihak kepolisian menetapkan dua tersangka berinisial MFA (18) dan IH (17) yang merupakan kakak kelas ananda AM.

Baca Juga:

Lukman Hakim Saefuddin: Gontor Tak Menganut Kekerasan

Kasus Wafatnya Santri AM jadi Momentum Perbaikan Gontor

Alumni Gontor: Keluarga AM Wajib Dibantu Mendapat Keadilan


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)