LANGIT7.ID, Jakarta - Sifat qana'ah menjadi salah satu sifat yang penting untuk diterapkan dalam kehidupan manusia sehari-hari, terutama bagi umat muslim. Ketua MUI, Ustaz Jeje Zaenuddin menyampaikan, dengan sifat qana'ah ini umat muslim akan merasa bahagia dengan apa yang dimilikinya, sehingga tidak kecewa.
Menurut dia, qana'ah dalam terminologi akhlak Islam adalah kelapangan jiwa dari situasi kekurangan. Termasuk perasaan puas dengan apa yang dikaruniakan Allah Ta'ala sekecil apapun.
"Sifat qana'ah ini sangat penting dalam kehidupan kita sebagai manusia. Karena dengan qana'ah kita akan merasa bahagia dengan apa yang dimiliki, tidak kecewa ataupun kecil hati dengan apa yang luput dari kita," kata Ustaz Jeje saat dihubungi
Langit7, Selasa (20/9/2022).
Menurut dia, hal tersebut karena apa yang saat ini diperoleh merupakan karunia Allah Ta'ala yang paling baik bagi umatNya di dunia maupun akhirat. "Sebaliknya apa yang kita angan-angankan belum tentu membawa bahagia bagi kita," ucap Ustaz Jeje.
Baca Juga: Saksi Sejarah Islam, Dua Masjid Berusia 1.200 Tahun Ditemukan di IsraelHal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda:
قد أفلح من أسلم، ورُزِق كِفافًا، وقنَّعه الله (رواه مسلم: 1054).
Artinya: "Sungguh berbahagia orang yang telah berserah diri kepada Allah, dan dia diberi kecukupan rizkinya, kemudian dia diberi sifat merasa puas (dengan apa yang ia miliki)". (HR Muslim nomor 1054).
Ustaz Jeje menambahkan, terdapat beberapa manfaat bagi orang yang memiliki sifat qanaah, salah satunya akan dijauhkan dari sifat iri dan dengki. "Selanjutnya, tidak akan berat menghadapi masalah, serta merasa riang gembira dalam segala situasi dan kondisi," tutur pimpinan Pesantren An-Nahla Al-Islamiy ini.
Baca Juga: Resmi Dicalonkan sebagai Ketum, Ustaz Jeje: Tak Ada Alasan untuk Menolak(zhd)