Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 27 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Hukum Suami Kontrol Keuangan Rumah Tangga, Begini Kata Buya Yahya

mahmuda attar hussein Selasa, 20 September 2022 - 12:50 WIB
Hukum Suami Kontrol Keuangan Rumah Tangga, Begini Kata Buya Yahya
Ilustrasi hukum suami kontrol keuangan rumah tangga. (Foto: iStock).
LANGIT7.ID, Jakarta - Hukum suami mengontrol keuangan rumah tangga sebenarnya boleh-boleh saja. Namun laki-laki tetap bertanggung jawab atas nafkah terhadap keluarga sepenuhnya.

Pendakwah, Buya Yahya mengatakan, suami harus memberikan nafkah kepada istri dan anak-anak dari sumber yang halal. Uang tersebut boleh dikelola sepenuhnya.

"Tapi harus memperhitungkan kebutuhan rumah tangga, seperti anak dan istri agar tetap berkecukupan," kata Buya Yahya dalam potongan ceramahnya dikutip Selasa (10/9/2022).

Menurutnya, istri juga tidak boleh menuntut suami harus memberi lebih dari yang disanggupinya. Termasuk menekankan kepada suami untuk memberinya uang bulanan dengan nominal tertentu.

Baca Juga: Adab Menagih Utang pada Teman, Buya Yahya: Catat dan Ingatkan

"Karena suami itu punya tanggungjawab bukan kepada istrinya saja, tapi juga ibundanya, ayahandanya, kemudian orang-orang lain," katanya.

Dia mengatakan, istri harus bisa mensyukuri nafkah yang diberikan suami kepadanya. Jangan sampai, nafkah yang telah cukup tapi masih dituntut untuk memberi sesuatu yang berlebihan.

"Istri diberi nafkah secukupnya, artinya kalau sudah sampai (dibelikan) motor atau mobil, ini sudah lebih sekali," katanya.

Pengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al-Bahjah ini menyampaikan, istri sudah seharusnya memahami keputusan yang ditetapkan oleh suami. Terlebih bila itu soal urusan nafkah dan pengelolaan keuangan dalam rumah tangga.

"Ada suami yang mengizinkan istrinya tahu perihal keuangannya. Ada juga yang memilih untuk memberikan nominal tertentu kepada istri, nanti kalau sudah habis baru diberikan lagi. Bisa jadi ini karena suami tahu bahwa istrinya tidak bisa dipercaya," katanya.

Dai 49 tahun ini mengingatkan agar setiap wanita bisa menjadi istri yang baik dalam urusan keuangan rumah tangga. Artinya istri yang hebat adalah mereka yang dengan nafkah pas-pasan pun masih bisa menyisihkannya untuk tabungan keluarga.

"Kewajiban seorang suami memberikan nafkah secukupnya kepada istri, tentunya sesuai dengan martabat dan keadaannya, yaitu yang wajar," jelasnya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 27 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)