LANGIT7.ID, Surabaya - Kondisi Ketua Umum (Ketum)
Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)
KH Miftachul Akhyar berangsur membaik dan dibolehkan pulang untuk istirahat dan pemulihan di rumah. Kiai Miftach sebelumnya menjalani observasi selama dua hari di Rumah Sakit Islam (RSI) Jemursari, Surabaya, Jawa Timur.
"Alhamdulillah, tadi malam Abuya (KH Miftachul Akhyar) sudah pulang dari RSI. Untuk mempercepat proses pemulihan kondisi beliau, majelis keluarga memutuskan sementara waktu beliau tidak menerima tamu," ujar putra sulung Kiai Miftach, Gus Muzakki Yamani dikutip melalui laman resmi MUI, Senin (16/8/2021).
Baca Juga: Kondisi Ketua MUI Sehat setelah Sempat Alami KecelakaanDia menuturkan, pihak keluarga menyampaikan terima kasih dan apresisi kepada semua pihak yang telah membantu proses penanganan, mulai dari lokasi kejadian hingga observasi dan perawatan Kiai Miftach di Surabaya. "Semoga beliau segera dapat beraktivitas kembali bersama kita," tuturnya.
"Kami mohon maaf, dukungan, dan doa, semoga kondisi beliau segera pulih seperti sedia kala,” ujarnya.
Senada, Wakil Presiden
KH Ma’ruf Amin mengajak masyarakat mendoakan kesembuhan KH Miftachul Akhyar. Diketahui, Kiai Miftach mengalami kecelakaan mobil di KM 462.800 ruas Tol Semarang-Solo. Dalam insiden tersebut, Kiai Miftach tidak mengalami cedera serius. Hasil rontgen di RSUD Salatiga juga menyatakan Kiai Miftach dibolehkan pulang.
"Kita doakan bersama, semoga Kiai Miftach segera pulih dan sehat walafiat kembali. Beliau sangat dibutuhkan bangsa ini, khususnya dalam memimpin MUI dan jajaran ulama Syuriyah
PBNU," kata Kiai Ma’ruf akhir pekan lalu.
Baca Juga:
LP Maarif PBNU: Indonesia Belum Ramah Disabilitas
Miliki Aset Rp1.547 Triliun, Wapres Optimis Asuransi Syariah Bisa Tumbuh Pesat(asf)